Jumlah Terkonfirmasi Covid di Poso Melonjak, Bupati Poso Minta Masyarakat Patuhi Ketentuan PPKM

0
369
Bupati Poso Verna GM Inkiriwang (Foto:Dok.Humas Poso)

Poso- Bupati Poso DR. Verna GM Inkiriwang mengimbau seluruh warga masyarakat untuk mematuhi dengan sungguh-sungguh, seluruh ketentuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mandiri Ketat yang sudah ditetapkan.

Mengingat, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Poso meningkat setiap harinya.

Data terakhir yang dirilis Satgas Covid Kabupaten Poso tercatat ada 225 kasus positif Covid, dengan 68 penderita diantaranya meninggal dunia.

“Demi keselamatan bersama, mari kita patuhi ketentuan PPKM Mandiri Ketat yang ada,” pintannya.

Menyusul naiknya kasus corona di Poso, Bupati telah mengeluarkan surat edaran guna memperkuat PPKM yang sudah ada.

Bupati meminta agar masyarakat Kabupaten Poso untuk sementara waktu meniadakan kegiatan atau acara yang mengumpulkan banyak orang. Seperti, pesta, acara serimonial, hajatan, akad, dan pemberkatan nikah.

“Jika kita semua serius dalam dua minggu atau satu bulan kita mentaati, menahan diri dan disiplin, pasti virus tidak akan menyebar semakin banyak. Olehnya, dimohon kerjasama kita semua, sayangi diri dan keluarga kita dengan menaati PPKM, semua demi kebaikan kita bersama,” ujar Verna yang juga selaku Ketua Satgas Covid.

Diketahui, dalam penanganan covid 19 di Poso pemerintah daerah bersama Satgas Covid telah melakukan pemberlakuan PPKM di seluruh wilayah, sesuai Surat Edaran Bupati No: 41/Satgas covid-19/VII/2021.

Ada pun pemberlakuan tersebut, diantaranya melakukan operasi yustisi di beberapa tempat keramaian seperti di Pasar, RTH dan alun-alun kota Poso, melakukan Surveilans ketat suspek ILI (Influenza Like Ilnes) penyakit yang menyerupai influenza untuk semua kasus yang datang ke puskesmas langsung di rapid AG untuk penemuan kasus lebih dini, tracking kontak erat dan penyelidikan epidemiologi kurang dari 24 jam sampai dengan 72 jam setelah kasus terkonfirmasi,

Serta, melakukan tes PCR pada hari kelima karantina mandiri kontak erat yang awalnya RDT negative sehingga jika hasil PCR Positif lanjut isolasi mandiri dan jika hasil PCRnya negatif dinyatakan selesai isolasi mandiri tanpa menunggu 14 hari, telah melayani vaksinasi dengan sasaran tenaga kesehatan, pelayanan publik, lansia dan masyarakat umum yang sudah di vaksin 2 dosis sebanyak 11.155 orang.

“Selain itu, pemerintah juga sudah menambah tempat tidur untuk perawatan covid 19 di RSUD Poso,” terang Bupati Verna.

Terkait rencana antisipasi ke depan untuk pencegahan penularan Covid 19 di Kabupaten Poso, kata Bupati, Pemkab dan Satgas Covid akan terus melakukan operasi yustisi, melakukan penindakan terhadap pelanggar prokes, melakukan vaksinasi lanjutan dan membuka rawatan darurat covid 19 di asrama BKPSDM Maliwuko.

“Kami akan terus bekerja mencegah dan mengendalikan penyebaran virus Covid-19 hingga kondisinya membaik dan pulih kembali,” tandasnya.(HMS/ISQ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here