PosoNews.id, Parimo- Pangkalan TNI AL (Lanal) Palu menggelar acara peresmian Kampung Bahari Nusantara (KBN) di Desa Tambu, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Selasa (29/6/2021).
Hadir dalam kegiatan itu, Wakil Bupati (Wabup) Parimo, H. Badrun Nggai Komandan Lanal Palu, Kolonel Marinir Marthin Luther Ginting, M.Tr.Hanla, Perwira staff Lanal Palu, Asisten II Pemprov Sulteng, Polda Sulteng Kompol Gusti Akhmad, Kasilog Korem Kolonel Moh Tadin, Asintel Kajati, perwakilan DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten Parimo, perwakilan Kodim Donggal, Forkopimda Parimo, Camat Sausu, Kepala Desa Tambu serta masyarakat.

Kedatangan Wabup Badrun di KBN, yang didampingi Komandan Lanal Palu itu, disambut dengan Tarian Pedang serta Tarian Velegenjong dan pemakaian Siaga oleh perwakilan masyarakat.
Wabup Badrun Nggai dalam sambutannya, mengapresiasi serta mendukung program KBN yang telah di gagas oleh Lanal Palu.
“Olehnya, saya berharap dengan adannya KBN di desa ini, masyarakat tetap menjaga serta merawat kelestarian bahari,” ujar Wabup saat membuka acara kegiatan sekaligus meresmikan KBN.
Sementara, Komandan Lanal Palu, Marthin Luther mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya Program KBN ini.

Dijelaskan, bahwa program KBN ini untuk meningkatkan kesejahtaraan masyarakah pesisir desa binaan Lanal Palu melalui beberapa klaster. Seperti, Klaster Kesehatan, Klaster Pendidikan, Klaster Pariwisata, Klaster, Ekonomi dan Klaster Kelestarian Lingkungan.
“Kami berharap, program yang sudah dibuat bisa memanfaatkan potensi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dalam binaan Lanal Palu,” tukasnya.
Usai peresmian KBN, Wabup bersama Danlanal Palu juga meresmikan Rumah Pintar (Rumpin) yang akan digunakan masyarakat desa, sebagai implementasi program KBN klaster pendidikan. Serta melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan rumah adat Kaili dan masih banyak lagi kegiatan yang dilakukan.
Untuk diketahui, selama berlangsungnya kegiatan, tetap melaksanakan prosedur kesehatan Covid-19 dengan ketat. Sebagaimana anjuran pemerintah. (*/DRM)





