Tekan Angka Stunting, Bupati: Ini Sudah Menjadi Agenda Pembangunan Nasional

0
99

PosoNews.id, Touna- Stunting telah menjadi agenda pembangunan nasional, dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) IV Tahun 2020-2024, yang dicanangkan oleh presiden Joko Widodo.

Hal ini dikatakan Bupati Tojo Unauna Mohamad Lahay saat memberi sambutan dalam pembukaan rembuk stunting tingkat Kabupaten Tojo Unauna, Selasa.

Kata dia, dalam rembuk stanting ini mempunyai tujuh agenda pembangunan, yang salah satunya adalah meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing.

“Target penurunan stunting nasional adalah 14 persen pada tahun 2024, penurunan ini memberikan dukungan dan komitmen bersama antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten serta seluruh stake holder yang terlibat,” imbuhnya.

Untuk mewujudkannya tantangan menjadi berat ini, kata dia, karena adanya pandemi covid- 19. Sehingga komitmen perlu dibangun untuk mensukseskan pencegahan dan penurunan stunting.

“Dampak masalah gizi pada usia dini tidak terbatas pada status gizi saja. Seperti pendek, kegemukan dan gizi buruk tetapi lebih luas terkait dengan resiko rendahnya kecerdasan, serta menjadi penderitaan penyakit tidak menular pada usia dewasa,” tambhanya.

Sehingga kekhawatiran terhadap kualitas SDM yang diakibatkan oleh beban gizi ganda. Hal itu diawali oleh masalah gizi pada usia dini terutama pada 1000 hari pertama.

Dalam laporan E-PPBGM tahun 2020 angka stunting turun menjadi 22.4 persen. Olehnya, Pemda Touna mempunyai komitmen kuat untuk menurunkan angka stunting dalam kurun lima tahun ke depan, untuk mencegah dan menurunkan angka sejak tahun 2019.

“Dimana melalui pertemuan lintas sektor menginstruksikan kepada seluruh kepala desa meyediakan anggaran untuk bidang kesehatan, termasuk upaya penurunan angka dan penandatanganan dengan pemerintah desa, kecamatan, puskesmas dan dinas kesehatan,” tutupnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here