Polres Morut Luncurkan Pembayaran PNBP Melalui Transaksi QRIS

0
411
- Advertisement -

MORUT, POSONEWS- Polres Morowali Utara mulai meluncurkan sistem pembayaran dengan cara barcode pada semua layanan melalui aplikasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).  QRIS sendiri merupakan standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.  

“Untuk mengaksesnya juga sangat gampang. Masyarakat hanya cukup menggunakan ponsel android, sehingga sangat memudahkan dalam melakukan pembayaran,” kata Kapolres Morowali Utara AKBP Bagus Setiyawan,SH,SIK,M.H dalam sambutannya saat peresmian implementasi QRIS di lingkungan Polres Morowali Utara (25/3/2021).

Turut hadir dalam peresmian itu,  PLH Bupati Morowali Utara Ir. Musda Guntur, Ketua DPRD Morowali Utara Hj Megawati Ambo Asa, Deputi Perwakilan Bank Indonesia Sulteng, Kepala Cabang BRI Morowali dan Kepala Bank Sulteng Morowali Utara.

Pada acara itu AKBP Bagus Setiyawan,SH,SIK,M.H dalam sambutannya mengatakan, mendasari Keppres Nomor 3 Tahun 2021,tentang satgas percepatan dan perluasan digitalisasi Daerah dan bentuk dukungan terhadap program prioritas Kapolri pada kegiatan ke Empat perubahan teknologi Kepolisian moderen (Police 4.0).

Kapolres menambahkan, pemberlakuan sistem pembayaran melalui barcode pada semua layanan, bukan berarti meniadakan transaksi menggunakan uang tunai.  

“Untuk mewujudkan Polri yang lebih transparan dalam pelayanan publik di era 4.0, maka seiring dengan berkembangnya teknologi, transaksi non tunai berbasis digital saat ini sudah menjadi pilihan utama  bagi sebagian masyarakat melalui aplikasi digital tersebut,” kata Kapolres.

Masyarakat dapat melakukan transaksi tanpa menggunakan uang tunai dengan memanfaatkam aplikasi tersebut, dalam melakukan transaksi pembayaran pelayanan SIM, SKCK dan PNBP (pendapatan Negara bukan pajak).

“Cukup dengan menggunakan Smartphone sudah bisa membayar secara langsung, tanpa berinteraksi dengan petugas pelayanan Polres. Hal ini juga dapat mencegah terjadinya pungutan liar, percaloan, gratifikasi dan KKN serta prosesnya lebih cepat dan aman, ” tambahnya.

Penerapan aplikasi digitalisasi tersebut,  menurut Kapolres Morut, juga dilaksanakan untuk meningkatkan efesiensi dan efektifitas layanan publik sebagai upaya transparan Polri di mata masyarakat.

“Selain efesiensi dan aman, pembayaran non tunai juga dapat menghindari dan mencegah adanya peredaran uang palsu. Dan tak kalah pentingnya dimasa pandemi Covid-19 seperti saat ini, dapat mencegah penyebaran covid karena transaksi tidak bersentuhan langsung melalui lembaran uang,” paparnya.

Metode pembayaran berbasis digital Ini kata Kapolres,  menggunakan sistem berbasis Baracode, yaitu QR kode standart pembayaran Nasional(QRS).

“Jadi selain menerapkan transaksi melalui aplikasi QRIS, pada pengurusan dan penyelesaian PNBP yang ada pada linkungan Polres Morowali Utara juga di implementasikan pada kantin atau pertokoan yang berinteraksi langsung dengan anggota Polres Morowali Utara,” ungkapnya.

Selain itu, Kapolres Morut  juga memohon dukungan serta doa dari masyarakat Morut  agar seluruh personil Polres Morowali Utara dapat diberikan kemampuan dan kemudahan dalam proses pembangunan Zona integritas, yaitu melakukan pelayanan prima yang berorientasi pada wilayah bebas dari korupsi serta wilayah birokrasi yang bersih dan melayani. CHEM