Ingin Tingkatkan Ekonomi Warga, HPLB Hadir di Desa Bunta

0
245
Foto: Para pengusaha lokal Desa Bunta usai mendeklarasikan berdirinya HPLB (Foto: Samuel)

POSONEWS. MORUT – Para pengusaha lokal Desa Bunta Kecamatan Petasia Timur  Kabupaten Morowali utara mendeklarasikkan lahirnya sebuah organisasi yang  diberi nama HPLB (Himpunan Pengusaha Lokal Bunta). Organisasi ini resmi  didirikan pada 16 maret 2021.

HPLB sendiri hadir sebagai bentuk kepedulian dari para pelaku usaha lokal di Desa Bunta dengan tujuan mempercepat proses pembangunan desa sejahtera dan  mandiri.

Ketua HPLB Seprianus Nggaluku Gonti menyampaikan, sebagai organisasi yang baru terbentuk, HPLB terpanggil untuk memberikan konstribusinya didalam membangun ekonomi masyarakat di desa, bukan sebagai organisasi usaha tandingan dengan pemerintah.

“HPLB akan menjadi mitra pemerintah desa dalam pembangunan ekonomi desa dalam berbagai bentuk kegiatan. Mulai dari pelatihan dan pendampingan, kerja sama usaha dan kemitraan, investasi, hingga penelitian dan pengembangan potensi ekonomi desa,” ujar Seprianus.

Sementara Julius Pode, salah satu tokoh penggagas lahirnya HPLB ini dalam sambutannya mengatakan, latar belakang lahirnya HPLB ini bertujuan karena melihat perkembangan dan dinamika yang harus kita tangkap dengan kehadiran perusahaan besar di daerah ini khususnya di Desa Bunta.

“Ini adalah kesempatan agar masyarakat pengusaha lokal tidak ketingalan atau menjadi penonton kelak. Diharapkan agar kedepannya melalui HPLB ini mampu bersinergi dengan pemerintah desa dalam mengembangkan usaha karya dan inovasi disetiap bidang usaha masing-masing guna kesejatraan bersama,” tuturnya.

Lahirnya HPLB juga diapresiasi oleh Kepala Desa Bunta Kristol Lolo. Dalam sambutannya Kristol berharap lahirnya HPLB bisa ikut membantu mensukseskan program-program pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa.

Hal senada juga diungkap Ketua Lembaga Adat Bunta Valder Marbate. “Semangat HPLB ini sangat luar biasa dalam upaya mensejahterakan desa dan mengentaskan kemiskinan di desa. Upaya ini memang harus kita lakukan bersama-sama antara pemerintah dan juga para pelaku usaha,” kata Valder Marbate.

Sejumlah devisi didalam HPLB antara lain terdiri dari devisi badan usaha, devisi kesehatan, pendidikan, tenaga kerja, humas, kaderisasi HPLB, pembimbingan angota, agritas/propaganda, infokom dan devisi lingkungan hidup.

Pada deklarasi HPLB ini turut hadir Kepala Desa Bunta Kristol Lolo, Ketua BPD Alfred Labulu, Ketua Lembaga Adat, pendiri/penasihat Julius Pode, Ketua Karang Taruna, perwakilan Humas PT. GNI sebagai pemantau kegiatan, dan para undangan dari pengusaha pengusaha lokal Desa Bunta. CHEM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here