Satgas Preemtif Madago Raya Temui Tokoh Agama di Poso

0
265
Satgas Preemtif Madago Raya saat bertemu Pdt. Damanik di kediamannya (Foto:Istimewa)
- Advertisement -

PosoNews.id, Poso- Satgas Preemtif yang tergabung dalam operasi Madago Raya terus menemui para tokoh agama yang ada di Kabupaten Poso, guna mendapatkan dukungan dan support dalam pelaksanaan tugas operasi.

Kali ini, Kasubsatgas Preemtif Ops Madago raya AKBP. Eliazer Musa mewakili Kasatgas Preemtif, menemui pendeta (Pdt) Rinaldy Damanik dikediamanya, Kota Tentena Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Kamis (17/6/2021).

Dalam pertemuan itu, Pdt. Damanik memberikan pesan damai tentang bagaimana memupuk perdamaian dan kasih sayang di Bumi Sintuwu Maroso.

Kata Dia, bahwa perdamaian dan kekeluargaan yang telah dibangun selama ini di Bumi Sintuwu Maroso adalah segalanya.

Sementara, AKBP Eliaser Musa mengucapkan terima kasih kepada Pdt. Damanik.

“Saya mewakili Kasatgas Preemtif Kombes Pol Set Stephanus Lumowa mengucapkan penghargaan dan terima kasih telah banyak membantu dalam usaha perdamaian di tanah poso, salam damai dan demi keutuhan dan kejayaan NKRI,” ucapnya.

Dikesempatan yang sama, Satgas Preemtif yang dipimpin Ajun Komisaris Polisi Ilham bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa, menyambangi tokoh masyarakat Desa Ueralulu, Kecamatan Poso Pesisir.

Salah seorang tokoh masyarakat, sangat antusias kedatangan Satgas Preemtif dan mendukung pelaksanaan Ops Madago Raya yang digelar TNI Polri di Kabupaten Poso.

Dia mengatakan, terorisme adalah musuh bersama. Olehnya, mari bahu membahu dan bekerja sama membangun tana Poso dan menjaga tetap tegaknya NKRI.

“Mari kita bergandengan tangan merapatkan barisan bersama perangi aksi terorisme di Bumi Sintuwu Maroso,” ajak tokoh masyarakat.

Terpisah, Kasatgas Humas Ops Madago Raya Kombes Pol. Didik Supranoto sedikit menjelaskan, bahwa Pdt. Rinaldy Damanik, S.Th, M.Si ini adalah seorang pendeta dan tokoh gereja yang cukup disegani, beliau termasuk salah satu deklator perdamaian Poso yang dikenal dengan “Deklarasi Malino” di akhir tahun 2001.

Dikatakannya, kehadiran TNI Polri dalam Operasi Madago raya merupakan implementasi kehadiran Negara, guna memberikan perlindungan dan rasa aman.

“Negara tidak boleh kalah dengan terorisme, apabila ada hal-hal yang mencurigakan terkait pergerakan DPO MIT Poso, silahkan hubungi call center 110 bebas pulsa melalui hp anda,” jelas Didik.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini