Ilham: Touna Miliki Objek Wisata Mendunia

0
125

PosoNews.id, Touna- Pemda Tojo Unauna memiliki obyek pariwisata yang telah mendunia seperti Kepulauan Togean. Potensi tersebut terus dikembangkan dengan tetap mengedepankan budaya lokal sehingga berimbas pada peningkatan laju perekonomian.

Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Touna Ilham Lawidu saat membuka workshop peningkatan kapasitas tenaga kerja pariwisata dalam pengembangan desa wisata di Hotel Lawaka, Ampana, belum lama ini.

Kata Ilham, selama ini tercatat turis luar negeri yang berkunjung ke Togean berasal dari 23 negara. Ini menunjukan jika Togean telah mendunia. Olehnya, pangsa pasar ini harus tetap dirawat.

Untuk menata Togean lebih baik, Ilham berharap kepada seluruh pemangku kepentingan lainnya agar terus bersinergi dalam menata kepariwisataan agar terjadi peningkatan jumlah kunjungan.

“Kedepan menjadi tanggung jawab kita bersama, pengembangan pariwisata tidak bisa dilakukan secara parsial oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, perlu dorongan dan dukungan dari para pemangku kepentingan melalui upaya dan langka-langka kongkrit untuk mengoptimalkan berbagai potensi pariwisata yang ada,” imbuh Ilham.

Pemda juga akan mendorong tata kelola desa wisata yang ada di Touna. Sebab, ide desa wisata yang selama ini digagas belum maksimal terlaksana dengan baik, hanya habis diwacana saja.

Olehnya, dia meminta OPD terkait dan para pelaku wisata untuk belajar mengenai tata kelola desa wisata di beberapa daerah, terutama di Jawa dan Bali yang sukses menciptakan destinasi baru desa wisata.

“Sebagaimana pengelolaan desa wisata ditempat lain. Seperti di pulau Jawa dan Bali, kita jangan malu belajar ke sana,” tambahnya, jika pengembangan desa wisata di Touna akan memiliki nilai jual tinggi, sebab didukung potensi sumberdaya alam pariwisata yang sangat luar biasa, serta kekayaan kultur budayanya.

Dia juga menekankan agar gagasan ini tidak hanya selesai di workshop saja. Harus ada eksen dilapangan.

“Sebagaimana kita ketahui, workshop ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam mendukung tumbuh kembangnya, daerah Touna menjadi destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan, baik lokal, nusantara maupun mancanegara,” ujarnya.

Workshop diikuti Direktur Penyerasian Pembangunan Sosial, Budaya dan Kelembagaan Kementrian Desa dan Pembanguna Daerah Tertinggal, Kepala Balai TNKT Touna, pelaku asosiasi mitra usaha pariwisata Touna (PHRI-HPI Badan) dan Wisata Foundation/Fondasyen.

Ilham menambahkan, Pemda Touna harus bisa memunculkan dan mengangkat ciri khas atau jati diri masyarakat Touna melalui sektor pariwisata.

Sebab pariwisata memberikan multiplier effect, dipicu aktivitas wisata akan memacu timbulnya kegiatan ekonomi lain.

Makanya fasilitas, infrastruktur, dan aksesibilitas menuju lokasi wisata, khususnya di wilayah perdesaan ikut menjadi salah satu fokus utama.

Promosi lewat berbagai event ditingkat regional, nasional dan internasional pun perlu dilakukan.

Ditambahkannya, OPD terkait harus melakukan survei terhadap titik lokasi di wilayah perdesaan yang layak menjadi desa wisata. Dan tahun 2021-2022 harus sudah ada target dan desa wisata yang layak dikembangkan.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here