Poso- Kehadiran Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) 15/Siwagi Lemba Maroso (SLM) di Desa Tongko, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, Sulteng, untuk selalu siap bersinergi bersama Pemerintah dalam membangun daerah.
Hal itu dikatakan Komandan Denzipur 15/SLM Mayor Pratomo Wibisono kepada awak media, Senin 24 Mei 2021.
Dikatakan Mayor Pratomo Wibisono, pembangunan dan peresmian Denzipur 15/SLM ini merupakan keinginan masyarakat di Provinsi Sulawesi Tengah.
“Olehnya dengan keberadaan Denzipur di Kabupaten Poso, kita pastikan untuk selalu siap bersamaPemda dalam membangun daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Pramono Wibisono mengutip ungkapan Pangdam XIII Merdeka Mayjen Santos G Matondang.
Menurutnya, kehadiran Denzipur juga diyakini dapat berperan dalam mempercepat proses terwujudnya visi dan misi Pemda. Tentunya semua itu dilatarbelakangi kondisi yang aman dan kondusif.
“Jadi kehadiran kita disini untuk turut serta menciptakan wilayah ini menjadi aman kondusif, sehingga perekonomian dapat berjalan lancar dan pembangunan berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Ditambahkan Mayor Pratomo Wibisono sebagaimana dikatakan Pangdam XIII Merdeka, pembentukan satuan baru Denzipur 15/SLM, adalah implementasi perencanaan strategis dalam pembangunan kemampuan pertahanan matra darat, untuk menghadapi kemungkinan ancaman dan kontijensi diwilayah Kodam XIII Merdeka guna mendukung tugas pokok TNI AD maupun Kodam XIII Merdeka.
“Pangdam XIII Merdeka berharap agar satuan yang baru ini, dapat memberikan kontribusi positif bagi Kodam XIII Merdeka, sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat diwilayah Kabupaten Poso,” tukasnya.
Kedepan, Denzipur mampu untuk mendorong percepatan pembangunan di Provinsi Sulawesi Tengah terlebih keberadaannya di Poso dapat terus membantu untuk pemulihan keamanan.
“Ini juga menjawab tantangan pertahanan kedepan, sekaligus dapat membantu pemerintah baik tingkat Kabupaten maupun Provinsi,” pungkasnya.
Saat ini lanjut Mayor Pratomo Wibisono, Denzipur masih melakukan kegiatan konstruktif yakni membantu sepenuhnya Pemerintah Daerah dalam menangani terjadinya bencana alam.
“Untuk alat berat kami masih menanti atau menunggu dari pusat Zeni Angkatan Darat,” terangnya.
Terpisah, Sekdakab Poso Yan Guluda SH MH mengatakan, sudah seharusnya Denzipur berada di Poso, dimana diketahui Poso adalah daerah khusus pasca mengalami tragedi kemanusiaan, sehingga membutuhkan dukungan dari TNI Polri dan semua pihak.
“Kita berterima kasih kepada TNI, atas berdirinya Denzipur di Poso, kedepannya dapat bersinergi dalam mewujudkan pembangunan daerah,” tandasnya.(*)





