Pemeriksaan Kesehatan Gratis Warnai HUT Rujak

0
65
- Advertisement -

POSONEWS.ID, PALU– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10, Rukun Jawa Kristen (Rujak) Kota Palu menggelar aksi sosial bertajuk “Berbagi Kasih” melalui serangkaian kegiatan kesehatan dan kebersamaan bagi masyarakat.

Pendeta Gatot P. Susilo menyampaikan bahwa rangkaian acara akan diawali pada Sabtu, 31 Oktober 2026, berpusat di Gereja BFA Palu, Jalan Pattimura Nomor 50. Acara dimulai pukul 06.30 WITA dengan kegiatan jalan sehat bersama keluarga besar Rujak Kota Palu yang dimeriahkan dengan pembagian doorprize menarik.

Setelah jalan sehat, acara dilanjutkan pukul 09.00 hingga 12.00 WITA dengan menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis bagi masyarakat umum. Untuk menyukseskan kegiatan ini, Rujak Kota Palu berkolaborasi dengan sejumlah instansi dan lembaga kesehatan, di antaranya PMI untuk layanan donor darah, Dinas Kesehatan Kota Palu melalui Puskesmas Birobuli untuk pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis, Klinik Mata SMEC untuk pemeriksaan mata gratis, serta Kimia Farma Jalan Monginsidi yang terlibat dalam pemeriksaan kesehatan menggunakan teknologi Quantum Analyzer. Selain itu, panitia juga menyediakan layanan tambahan berupa pemeriksaan kanker mulut rahim bagi kaum perempuan.

“Di hari ulang tahun yang ke-10 ini, Rujak Kota Palu ingin hadir dan berbagi kasih secara nyata kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan dan kebersamaan,” ujar Pdt. Gatot P. Susilo.

Sebagai puncak peringatan HUT ke-10, warga Rujak akan melaksanakan Ibadah Syukur pada Senin, 2 November 2026, pukul 18.00 WITA yang bertempat di GBT Kristus Alfa Omega, Jalan Towua Lorong Sintuwu 2, Kota Palu.

Dalam acara Hut ke 10 Rujak para penulis (piantun wiwitan) akan menyerahkan buku dengan judul “SESARENGAN LUMAMPAH SESARENGAN NGAWULA”, agar anak cucu dan generasi ke depan akan selalu mengingat para pendiri Rukun Jawa Kristen.

Perayaan HUT ke-10 ini juga tetap mengusung tema berfilosofi Jawa yang mendalam, yaitu Natas, Nitis, Netes. Filosofi Natas mengingatkan bahwa setiap anak lahir membawa harapan baru dan perlu dibimbing agar tumbuh menjadi pribadi yang kuat, tangguh, serta berakhlak mulia. Sementara itu, Nitis mengajarkan agar kehidupan di era digital tetap diwarnai oleh nilai-nilai kebaikan, moral, dan kemanusiaan yang berakar dari budaya serta ajaran agama agar manusia tidak kehilangan hati nurani. Adapun Netes mengajarkan bahwa hidup sejati adalah saat seseorang mampu meninggalkan jejak kebaikan seperti ilmu, etika, etos kerja, dan kejujuran sebagai warisan terbaik bagi generasi penerus.

Melalui pemahaman filosofi tersebut, Rujak Kota Palu berharap dapat terus menjadi wadah yang lahir membawa harapan, hidup membawa makna, dan senantiasa meneteskan kebaikan bagi sesama.***