Catatan 2 Tahun Program ‘9 BERANI’: Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Turun Namun PR di Desa Jadi Tantangan

0
66
Oplus_131072
- Advertisement -

Oleh: Drs. Andi Azikin Suyuti, M.Si

Assalamualaikum, Salam Sulteng Nambaso.

Banyak yang bertanya, apa hasil 9 BERANI setelah 2 tahun Gubernur Anwar Hafid – dr. Reny memimpin Sulteng?

Ini rangkuman JUJUR, berbasis data resmi BPS Sulteng, bukan klaim.

POTRET SULTENG HARI INI: ANGKA MEMBAIK

Data BPS Sulteng (Rilis 5 Feb 2026) mencatat:

  1. Ekonomi Melesat: Triwulan IV-2025 tumbuh 9,43% (y-on-y), peringkat 2 nasional. Ditopang Industri Pengolahan 41,24% PDRB.
  2. Kemiskinan Turun: September 2025 10,52% (345,38 ribu jiwa), turun dari 11,04% di September 2024. Berkurang 10,81 ribu orang dalam 6 bulan.
  3. Pengangguran Turun: TPT November 2025 2,89%, turun dari 3,02% di Februari 2025.
  4. Ketimpangan Membaik: Gini Ratio 0,277 – terendah dalam 5 tahun.

TAPI PR MASIH BESAR:

  • 64,23% pekerja masih di sektor informal.
  • Kemiskinan desa 12,66% vs kota 6,40%.
  • Tojo Una-Una masih kabupaten termiskin se-Sulteng: 14,67%.

OUTPUT 9 BERANI DI LAPANGAN: APA YANG SUDAH JALAN?

1. BERANI CERDAS: Beasiswa sarjana, pembebasan biaya SMA/SMK/SLB, Wajib Belajar 13 Tahun PAUD-SMA. Sekolah Rakyat Nambaso 200 siswa dan Sekolah Rakyat Terintegrasi 60 siswa di Tojo Una-Una sudah berjalan.

2. BERANI SEHAT: Berobat cukup pakai KTP yang dijanjikan saat kampanye, kini disinergikan dengan program nasional.

3. BERANI LANCAR: Infrastruktur jalan sentra perkebunan (Salumpaga, Banggai) dan akses air bersih untuk Donggala, Parigi Moutong, Sigi.

4. BERANI MENYALA: Penyambungan listrik desa kepulauan dan pegunungan. Prioritas di Tojo Una-Una dan Banggai Kepulauan.

5. BERANI BERDERING: Penguatan sinyal internet desa untuk UMKM dan pelajar. Kunci untuk pariwisata Togean.

6. BERANI SEJAHTERA: Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP), bantuan beras 60 ton di HUT Tojo Una-Una, dan Program BERANI Mudik 1.000 orang saat Ramadan.

7. BERANI PANEN RAYA: Target produktivitas padi 6 ton/ha GKP. Sigi menjadi lokasi Panen Raya untuk menekan kemiskinan petani desil 1-4.

8. BERANI TANGKAP BANYAK: Kampung Nelayan dan bantuan alat tangkap. Potensi Tojo Una-Una, Banggai Laut, dan Togean dipantau langsung saat Rakor di Pulau Buka-Buka.

9. BERANI BERKAH & BERINTEGRITAS: Penguatan UMKM, pariwisata Togean, dan komitmen birokrasi: “manfaat harus dirasakan masyarakat, bukan hanya anggaran terserap.”

Kesimpulan: Evaluasi, Bukan Perayaan

Jujur: ADA HASIL, TAPI BELUM TUNTAS.

Hasil ada: kemiskinan turun, pengangguran turun, pertumbuhan tinggi. Belum tuntas: formalisasi kerja dan kemiskinan desa.

Seperti pesan Gubernur Anwar Hafid di Rakor Touna, 11 September 2026:

“Jangan merasa berhasil hanya karena program sudah dilaksanakan. Ukuran keberhasilan adalah ketika masyarakat merasakan manfaatnya.”

Artinya, 9 BERANI sudah bergerak searah dengan Asta Cita Presiden. Rakor di Touna adalah momentum evaluasi untuk percepatan, bukan perayaan. Butuh gotong royong Bupati/Walikota se-Sulteng.

Mari kita kawal bersama. Kalau warga sudah merasakan Berani Cerdas, Sehat, Lancar di desanya, berarti berhasil. Kalau belum, mari sampaikan. Sulteng Nambaso! */

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini