PALU, POSONEWS.ID – Isu dugaan kabel fiber optik yang menyebabkan warga terluka bukan dari provider My Republic seperti yang di isukan pada beberapa media tanpa konfirmasi dari pihak My Republic, Rabu (12/08/2026)
Pihak My Republic Palu melalui Branch Manager, Samsul Hakim menjelaskan bahwa kabel fiber optik yang melukai leher warga bukan dari provider kami.
“Kami sudah mengecek langsung di lapangan bahwa itu bukan kabel My Republic ditandai dengan evidence dilokasi bersama team teknis dan pengawas lapangan bahwa tidak ditemukan pada terminal box kami ada kabel yang terjulur ke jalan karena masih kosong. Dan tentunya kami punya SOP untuk teknisi yang melakukan pemasangan kabel Fiber Optik,” ungkap Samsul Hakim.
Pihak My Republic Palu juga menyayangkan kepada media yang menulis berita tersebut tanpa konfirmasi pihak My Republic Palu terlebih dahulu dalam narasi berita tersebut nama My Republic di cuat.
Lebih lanjut lagi pihak My Republic juga mengungkap bahwa informasi tersebut lebih condong kepada tuduhan tak berdasar kepada My Republic.

Pihak My Republic Palu juga menjelaskan bahwa kabel Fiber Optik My Republic memiliki ciri warna ungu dan dua bagian ini menjadi penanda bagi masyarakat untuk membedakan kabel Fiber Optik My Republic dengan yang lainnya.
“Kabel Fiber Optik kami memiliki ciri khusus yaitu berwarna ungu hitam dengan dua bagian ini menjadi penanda bagi masyarakat untuk membeda kan kabel Fiber Optik kami dengan yang lainnya,” jelas Samsul Hakim.
Tentunya kami juga menyampaikan dan turut prihatin terhadap korban yang mengalami kejadian tersebut.
Di akhir wawancara pihak My Republic Palu menekankan bahwa kabel Fiber Optik yang di maksud itu bukan dari My Republic Palu dan pihak My Republic mengimbau kepada masyarakat apabila menemukan kabel Fiber Optik My Republic yang tergantung rendah dan mengganggu kenyamanan masyarakat agar segera melapor ke kantor My Republic Palu.
“Kami mengimbau kepada Masyarakat luas apabila menemukan kabel Fiber Optik My Republic yang tergantung rendah di jalan raya atau mengganggu masyarakat untuk segera melapor ke kami,” tutup Samsul Hakim selaku Branch Manager My Republic Palu.(*/EKO)





