PPAB Sukses, GMNI Poso Cetak Kader Marhaenis

0
7
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Poso sukses menggelar Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) sebagai tahapan awal kaderisasi untuk memperkuat ideologi organisasi dan mencetak kader muda berjiwa nasionalis serta berpihak kepada rakyat.

Kegiatan yang berlangsung pada 20-21 Juni 2026 di Desa Maliwuko, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso itu, diikuti sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Poso.

PPAB menjadi pintu masuk bagi calon anggota untuk mengenal lebih dekat nilai-nilai perjuangan GMNI.

Selama dua hari, peserta mengikuti berbagai agenda kaderisasi mulai dari penyampaian materi ideologi, diskusi kelompok, pengenalan sejarah dan perjuangan GMNI, hingga evaluasi akhir kegiatan.

Pelaksanaan PPAB melibatkan pengurus dan kader DPC GMNI Poso dengan dukungan pemateri dari DPC GMNI Tojo Una-Una dan DPC GMNI Kota Palu. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkaya wawasan peserta mengenai organisasi dan arah perjuangan GMNI.

Ketua DPC GMNI Poso, Fahmi Syahab, mengatakan kaderisasi merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan organisasi sekaligus melahirkan generasi muda yang memiliki komitmen terhadap nilai kebangsaan dan Marhaenisme.

“Saya berharap para peserta yang telah mengikuti PPAB dapat menjadi kader-kader Marhaenis yang memiliki integritas, semangat perjuangan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Fahmi.

Menurutnya, PPAB tidak hanya menjadi sarana perekrutan anggota baru, tetapi juga wadah pembentukan karakter kader yang kritis, progresif, dan memiliki kepedulian sosial terhadap berbagai persoalan masyarakat.

Antusiasme peserta sepanjang kegiatan menjadi indikator keberhasilan pelaksanaan PPAB tahun ini. DPC GMNI Poso menilai seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan berhasil mencapai target kaderisasi yang telah ditetapkan.

Keberhasilan PPAB tersebut semakin memperkuat optimisme organisasi dalam membangun gerakan mahasiswa yang berlandaskan semangat “Pejuang Pemikir, Pemikir Pejuang”, sekaligus menyiapkan kader-kader yang siap berkontribusi bagi daerah dan bangsa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini