May Day Morowali Utara Kondusif, Bupati Delis Tegaskan Komitmen Tindak Lanjut Aspirasi Buruh

0
8
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Morowali Utara berlangsung tertib, damai, dan penuh semangat kebersamaan. 


Sekitar seribu massa dari berbagai organisasi yang tergabung dalam Aliansi Serikat Pekerja Morowali Utara menyampaikan aspirasi mereka dalam aksi damai di pelataran Kantor Bupati di Kolonodale, Jumat (1/5/2026).


Aksi tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Morowali Utara Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS didampingi Anggota DPD RI Dapil Sulawesi Tengah Febriyanthi Hongkiriwang, unsur Forkopimda termasuk Kapolres Morowali Utara, serta sejumlah anggota DPRD setempat.


Aliansi buruh yang terlibat antara lain Serikat Pekerja Mandiri PT ANA, Serikat Pekerja Korola Mill PT Timur Jaya Indomakmur, Federasi Pertambangan dan Energi KSBSI PT GNI dan PT NNI, serta Federasi HUKATAN KSBSI Morowali Utara. 


Mereka menyampaikan sejumlah tuntutan strategis, di antaranya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penolakan upah murah, transparansi struktur skala upah, penerapan SMK3, penyediaan fasilitas kesehatan layak, prioritas tenaga kerja lokal, hingga penghapusan sistem outsourcing yang dinilai merugikan pekerja.


Di tengah rangkaian aksi, para buruh juga melaksanakan Shalat Jumat berjamaah di pelataran Kantor Bupati yang dipimpin oleh Imam Masjid Kantor Bupati Morut Ustaz Herman Sugianto. 


Ibadah berlangsung khusyuk dan menjadi simbol kuat toleransi serta kedamaian dalam penyampaian aspirasi.


Dalam khutbahnya, khatib menekankan pentingnya keadilan dalam hubungan industrial serta penghormatan terhadap hak-hak pekerja. 


Ia mengingatkan bahwa nilai keadilan merupakan prinsip utama dalam ajaran Islam dan harus tercermin dalam praktik dunia kerja.


Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi mengapresiasi sikap tertib dan damai para buruh selama aksi berlangsung. 


Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah membuka ruang dialog dan siap menindaklanjuti aspirasi yang menjadi kewenangannya.


“Kami mengapresiasi seluruh rangkaian kegiatan May Day yang berjalan aman dan kondusif. Aspirasi yang disampaikan merupakan bagian penting dari proses demokrasi. Pemerintah daerah berkomitmen menindaklanjuti poin-poin yang menjadi kewenangan kami, khususnya terkait perlindungan tenaga kerja, penguatan hubungan industrial, serta peningkatan kesejahteraan buruh,” ujar Delis.


Lebih lanjut, Delis menegaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan dialog langsung dengan perwakilan buruh dan menyepakati sejumlah langkah tindak lanjut.


“Beberapa poin telah kita bahas bersama dan disepakati dalam dialog. Ini akan segera kami tindak lanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait, agar setiap aspirasi dapat direspons secara konkret dan terukur,” tegasnya.


Dalam kesempatan yang sama, Febriyanthi Hongkiriwang menyampaikan apresiasi atas kedewasaan buruh Morowali Utara dalam menyampaikan aspirasi secara damai. 


Ia menilai sinergi antara pekerja, pemerintah, dan dunia usaha menjadi kunci dalam menciptakan iklim pembangunan yang berkeadilan.


Pemerintah daerah juga turut memfasilitasi kegiatan dengan menyediakan layanan UMKM bagi peserta aksi serta sarana ibadah, termasuk pelaksanaan Shalat Jumat di lokasi aksi, sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran kegiatan.


Peringatan May Day 2026 di Morowali Utara tidak hanya menjadi ajang penyampaian tuntutan, tetapi juga momentum memperkuat dialog sosial antara buruh dan pemerintah, sekaligus mendorong terciptanya hubungan industrial yang harmonis di tengah pesatnya perkembangan sektor industri di daerah tersebut. CHEM