Optimalkan Koordinasi Keuangan, Kemenag Morut Konsultasi ke KPPN Poso

0
9
- Advertisement -

MORUT, POSONEWS.ID – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Morowali Utara mengoptimalkan koordinasi pengelolaan keuangan melalui kunjungan konsultasi ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Poso, Kamis (30/4/2026).

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas tata kelola keuangan serta memperkuat transparansi anggaran di lingkungan satuan kerja.

Kunjungan tersebut difokuskan pada sinkronisasi dan rekonsiliasi data laporan keuangan, sekaligus mendorong percepatan penyerapan anggaran tahun berjalan. Upaya ini dinilai penting agar pelaksanaan program dapat berjalan efektif dan sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Dalam pertemuan itu, sejumlah isu krusial menjadi perhatian utama, salah satunya evaluasi kinerja anggaran melalui peninjauan indikator kinerja pelaksanaan anggaran (IKPA). Evaluasi ini bertujuan memastikan capaian tetap memenuhi standar minimal serta menjaga konsistensi kualitas pengelolaan keuangan.

Selain itu, pembahasan juga mencakup optimalisasi sertifikasi bendahara dan pengaktifan aplikasi Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI).

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat sistem pelaporan serta mengatasi kendala teknis yang kerap muncul dalam penyusunan laporan keuangan.

Permasalahan pagu minus turut menjadi agenda penting dalam diskusi tersebut. Kemenag Morowali Utara bersama KPPN Poso membahas strategi penyesuaian anggaran melalui revisi yang tepat, guna menghindari hambatan dalam proses pencairan dana hingga akhir tahun anggaran.

Pihak KPPN Poso menyambut baik inisiatif konsultasi ini dan memberikan arahan terkait regulasi terbaru dalam pengelolaan keuangan negara.

“Konsultasi ini penting agar setiap rupiah yang diamanahkan dapat dipertanggungjawabkan secara akuntabel dan tepat sasaran,” ujar salah satu pejabat KPPN di sela kegiatan.

Diharapkan, sinergi antara Kemenag Morowali Utara dan KPPN Poso semakin kuat sehingga mampu meminimalisir kesalahan administratif.

Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam laporan keuangan.

Pada hari yang sama, Kepala Kantor Kemenag Morowali Utara juga menghadiri kegiatan penyusunan kebutuhan guru dan sinkronisasi data EMIS GTK madrasah yang diikuti empat kabupaten, yakni Morowali, Morowali Utara, Tojo Una-Una, dan Poso sebagai tuan rumah. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya mengedepankan motto “Ikhlas Beramal” sebagai landasan moral dalam menjalankan tugas, sekaligus menutup kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari tersebut. (*)