POSONEWS.ID – Pemerintah Daerah Kabupaten Poso bersama BULOG Kantor Cabang Poso resmi melaksanakan launching dan penyaluran perdana bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng. Kegiatan ini berlangsung di Kelurahan Lombogia, Kecamatan Poso Kota Utara, Kabupaten Poso.
Launching ini menandai dimulainya penyaluran bantuan pangan untuk alokasi bulan Februari dan Maret tahun 2026. Pada tahap awal di Kelurahan Lombogia, jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) tercatat sebanyak 44 orang. Total bantuan yang disalurkan mencapai 880 kilogram beras dan 176 liter minyak goreng.
Secara keseluruhan di kab.poso, terjadi peningkatan signifikan jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) di tahun 2026. Pada tahun 2025, alokasi bulan Oktober dan November mencatat sebanyak 20.501 PBP. Sementara itu, pada tahun 2026 untuk alokasi Februari dan Maret meningkat menjadi 33.645 PBP, atau bertambah sebanyak 13.144 penerima, setara dengan kenaikan sekitar 64 persen.
Setiap PBP menerima bantuan sebesar 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per alokasi. Namun, pada penyaluran kali ini dilakukan sekaligus untuk dua alokasi, sehingga masing-masing penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng atau secara total pagu kuantum beras sebanyak 672.900 kg dan 134.580 liter minyak goreng.
Pimpinan BULOG Kantor Cabang Poso memastikan bahwa proses distribusi bantuan berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran. “Kami berkomitmen menjaga kualitas dan ketepatan distribusi agar bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Masyarakat penerima bantuan di Kelurahan Lombogia menyambut baik program ini. Salah satu penerima mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. “Bantuan ini sangat membantu kebutuhan sehari-hari kami, apalagi di tengah kondisi harga bahan pokok yang meningkat,” tuturnya.
Data penerima bantuan pangan ini bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah diverifikasi dan divalidasi oleh pemerintah pusat bersama pemerintah daerah, sehingga diharapkan penyaluran bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dengan adanya program ini, pemerintah berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat serta menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Poso. (*/PUL)





