Sahabat Kemanusiaan dan Cendekia Society Inisiasi Bukber Pelosok di Donggala, Puluhan Jamaah hingga Santri Rasakan Hangatnya Ramadan

0
154
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Semangat berbagi dan mempererat ukhuwah Islamiyah di bulan suci Ramadhan kembali hadir di pelosok Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Melalui kegiatan Buka Bersama Pelosok, Sahabat Kemanusiaan bersama Cendekia Society.Id menginisiasi agenda kebersamaan bersama masyarakat di Masjid Al-Muhajirin, Desa Pani’i, Kecamatan Dampelas.

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 50 hingga 60 jamaah yang terdiri dari masyarakat desa, tokoh agama, serta para santri yang sehari-hari menimba ilmu di TPA setempat. Sejak menjelang waktu berbuka, masyarakat mulai berdatangan ke masjid dengan penuh antusias. Suasana kekeluargaan terlihat ketika masyarakat duduk bersama menanti waktu berbuka puasa.

Momentum berbuka puasa kemudian menjadi titik awal kebersamaan. Setelah adzan Maghrib berkumandang, jamaah menikmati hidangan buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah. Tidak berhenti di situ, kebersamaan semakin terasa ketika seluruh jamaah kembali berkumpul untuk makan malam bersama di area masjid.

Rangkaian ibadah kemudian dilanjutkan dengan shalat Isya dan Tarawih berjamaah yang dipenuhi kekhusyukan. Dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah tersebut, kegiatan juga diisi dengan tausiah yang mengajak masyarakat untuk semakin memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial dan semangat berbagi.

Founder Cendekia Society.Id, Opick Delian Alindra, dalam tausiahnya menekankan bahwa Ramadhan bukan sekadar momentum ibadah secara personal, tetapi juga waktu terbaik untuk memperkuat solidaritas umat. Ia mengajak masyarakat agar semakin memahami pentingnya Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) sebagai salah satu instrumen penting dalam membangun kekuatan ekonomi umat Islam.

Menurutnya, jika potensi ZIS dapat dikelola dengan baik dan kesadaran masyarakat terus ditumbuhkan, maka zakat tidak hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga mampu menjadi solusi nyata bagi berbagai persoalan sosial dan ekonomi umat.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan generasi muda di wilayah pelosok, kegiatan tersebut juga ditutup dengan pembagian paket alat tulis kepada 20 orang santri pelajar. Bantuan sederhana tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para santri dalam menuntut ilmu dan memperdalam pendidikan agama.

Cendekia Society.Id dalam kegiatan ini juga bertindak sebagai Person In Charge (PIC) dari Yayasan Sahabat Kemanusiaan yang selama ini dikenal aktif menginisiasi berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, serta penguatan nilai-nilai keumatan di tengah masyarakat.

Perwakilan pengurus Masjid Al-Muhajirin sekaligus tokoh agama setempat, Ustaz Mardan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang.

Menurutnya, kehadiran komunitas yang peduli terhadap masyarakat pelosok menjadi penyemangat tersendiri bagi warga. Terlebih, sebelumnya Cendekia Society.Id juga telah hadir di Desa Pani’i melalui program distribusi wakaf Al-Qur’an dan Iqra untuk TPA yang ia bina.

“Semoga kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Kami berharap silaturahmi dan kepedulian terhadap masyarakat desa terus terjalin,” ujarnya.

Kegiatan Buka Bersama Pelosok ini menjadi gambaran bahwa Ramadhan tidak hanya menghadirkan suasana ibadah yang khusyuk, tetapi juga menjadi ruang memperkuat persaudaraan, menumbuhkan rasa syukur, serta menghidupkan nilai-nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Sahabat Kemanusiaan dan Cendekia Society.Id ingin menegaskan bahwa kebersamaan, kepedulian dan semangat berbagi adalah kekuatan yang mampu menghadirkan harapan, bahkan hingga ke pelosok negeri. EKO