Kabag Ekbang Morut Akui ASN Gunakan Gas Elpiji 3 Kg dan Penimbunan di Pangkalan Jadi Pemicu Kelangkaan

0
222
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Pemerintah Daerah (Pemda) pada Bagian Ekonomi dan Pembangunan Set-Da Kabupaten Morowali Utara, beri tanggapan kepada awak media saat ditanya soal kelangkaan bahkan susahnya mendapatkan Gas elpiji 3 kilogram di masyarakat.

Kabag Ekbang Agus Tengkow saat ditemui media ini di ruangan kerjannya, Selasa ( 24/02/2026) mengatakan, soal kelangkaan gas elpiji 3 kg itu tidak seharusnya terjadi sebab untuk jatah ataupun kuota yang diberikan untuk sementara cukup, hanya pemicu nya ialah, adanya peningkatan usaha mikro kecil atau UMKM serta ketambahan Jumlah penduduk yang terus meningkat seperti para pekerja tambang yang datang ke Morut.

Selanjutnya penggunaan tabung gas 3 kg bukan hanya dinikmati masyarakat ekonomi lemah (miskin) tetapi juga dinikmati para ASN, bahkan para masyarakat yang berpenghasilan diatas rata rata.
Kuota yang masih kurang dari pusat juga menjadi kendala,

“Walaupun selama ini pemerintah daerah setiap tahunnya sudah menyurat untuk penambahan kuota,” tutur Agus.

Diketahui Kuota Elpiji pada tahun 2026
2.856 Mega ton untuk satu tahun sementara pada tahun sebelumnya yakni 2025 adalah 2.536 mega ton.

“Walaupun demikian tetapi dengan adanya kenakalan para pengecer yang mengambil kesempatan untuk menampung dan menjual diatas HET juga menjadi pemicu langkanya tabung tersebut,” terang Kabag Ekbang.

Lanjut kabag, pihak pemerintah daerah selama ini terus melakukan pengawasan setiap hari kerja. Untuk meninjau langsung agen agen pangkalan bahkan pengecer yang mengambil kesempatan.

“Dan juga terkait ASN yang menggunakan gas elpiji 3 kg akan kami tindaki,” ujarnya.

Ada pun langkah-langkah Pemerintah dalam menangani kelangkaan LPG 3 Kg di
Kabupaten Morowali Utara sebagai berikut.

  1. Pemerintah Daerah telah melakukan himbauan melalui surat
    edaran Bupati Morowali Utara tentang Penegasan Penyaluran Gas
    LPG 3 Kg Bersubsidi
  2. Pemerintah Daerah melalui Bagian Perekonomian dan SDA terus
    melakukan koordinasi dengan pihak Agen LPG 3 Kg dan SPBE
    Pandiri mengenai jadwal pengisian dan jadwal penyaluran ke
    masing-masing pangkalan, serta secara terus menerus
    memperhatikan kuota setiap harinya yang akan disalurkan
  3. Bagian Perekonomian dan SDA terus melakukan pengawasan ke
    masing-masing pangkalan agar melakukan penyaluran ke
    masyarakat secara tepat sasaran, serta menghimbau agar Gas LPG
    3 Kg tidak disalahgunakan atau di jual kepada kios/pengecer
  4. Sidak langsung ke pangkalan dan agen terus dilakukan untuk
    memastikan tidak terjadi kelangkaan Gas LPG 3 Kg
  5. Membuka jalur komunikasi dengan semua Agen penyalur Gas LPG
    3 Kg lewat grup WA sehingga jadwal penyaluran setiap hari dapat
    terpantau dan diawasi
  6. Melakukan usulan penambahan kuota sesuai hasil rapat bersama
    Biro Perekonomian Provinsi Sulawesi Tengah dan Pertamina Patra
    Niaga
  7. Dalam waktu dekat juga Pemerintah Daerah akan mengatur proses
    pembelian Gas LPG 3 Kg melalui Kartu Kendali Gas LPG 3 Kg
    Kabupaten Morowali Utara hal ini untuk memastikan sesuai
    peruntukanya. Selanjutnya pembelian Gas LPG 3 Kg hanya dapat
    dilakukan apabila Masyarakat memiliki Kartu Kendali Gas LPG 3 Kg. CHEM