1.400 Hektar Lahan Milik Brigif TP 85/BTC di Kutai Barat Ditinjau Danpussenif TNI AD, Padukan Tanaman Pangan dan Peternakan Dalam Satu Kawasan

0
198
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Kawasan Borneo Integrated Farming Area (BIFA) seluas 1.400 hektare milik Brigif TP 85/BTC di Desa Siluq Ngurai kembali menjadi magnet kunjungan pimpinan TNI AD. Setelah sebelumnya ditinjau Pangdam VI/Mulawarman, hari ini kawasan ketahanan pangan tersebut mendapat perhatian langsung dari Danpussenif TNI AD Letjen TNI Iwan Setiawan, didampingi Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, dalam rangka kegiatan penanaman padi gogo, Rabu (3/12/2025).

Kunjungan ini menegaskan bahwa BIFA bukan lagi sekadar proyek percontohan, melainkan telah menjadi role model kerja sama TNI AD, pemerintah daerah, dan kelompok tani dalam pengembangan ketahanan pangan di Kutai Barat. Dengan konsep Integrated Farming System, kawasan ini menggabungkan tanaman pangan, peternakan, hingga komoditas pendukung dalam satu manajemen terpadu.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan dan doa, dilanjutkan peninjauan lahan oleh Danpussenif bersama Pangdam VI/Mulawarman, sesi foto bersama, serta penanaman padi gogo secara simbolis di petak yang telah disiapkan. Sejumlah pejabat turut hadir.

Diantaranya Danpusdikif Brigjen TNI Zaiful Rakhman, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul, Asops Kasdam VI/Mlw Kolonel Inf Totok Prio Kismanto, Danbrigif TP 85/BTC Kolonel Inf Alzaki, serta perwakilan Kodim, dinas ketahanan pangan, dan kelompok tani Sukses Bersama.
Kegiatan diikuti sekitar 60 orang dan berlangsung tertib hingga pukul 10.25 WITA.

Usai menanam padi gogo, Danpussenif bersama rombongan melanjutkan kunjungan kerja ke Markas Brigif TP 85/BTC untuk memberikan pengarahan dan melakukan makan siang bersama prajurit. Kehadiran pimpinan TNI AD ini diharapkan mampu memperkuat moril sekaligus mendorong keberlanjutan program ketahanan pangan yang tengah digarap di wilayah Kutai Barat. CHEM