Pembangunan Jembatan Ipi II Resmi Dimulai

0
97
- Advertisement -

POSONEWS.ID– Bupati Morowali, Taslim melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Ipi II yang menghubungkan Desa Ipi dan Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Jum’at (05/05/2023).

Peletakan batu pertama itu sebagai pertanda akan dimulainya pembangunan Jembatan Ipi II yang sudah lama di nantikan masyarakat Morowali pasca diterjang banjir sekitar tahun 2015.

Turut mendampingi, Wakil Bupati Morowali Najamudin, Dandim 1311/Mrw Letkol Inf Constantinus Rusmanto, mewakili Kapolres Morowali AKP Karame, Kadis PUPRD Morowali Rustam Sabalio, Ketua Adat Bungku M.I Ridwan, serta Kepala Desa Ipi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Daerah (Kadis PUPRD) Kabupaten Morowali, Rustam Sabalio, dalam sambutannya di lokasi pembangunan jembatan mengatakan bahwa pekerjaan Jembatan Ipi II yang sudah lama dinantikan masyarakat Morowali sudah akan dimulai pekerjaannya setelah resmi dilakukan peletakan batu pertama oleh Bupati Morowali.

Dikatakannya, pembangunan jembatan tersebut menggunakan APBD Morowali Tahun 2023 dengan anggaran Rp. 66 Milyar (M) lebih dan ditargetkan pengerjaannya 240 kalender tahun 2023 atau selama 5 bulan selesai dikerjakan sesuai kontrak kerja yang tertuang kepada kontraktor pelaksana PT Surya Baru Cemerlang.

“Jembatan tersebut nantinya dibangun dengan dua jalur, dimana lebar jembatan 14, 7 Meter, lebar jalur kiri kanan 4, 58 Meter, untuk median 2 Meter dan trotoar kanan dan kiri masing masing 1 Meter dengan panjang bentangan 132 Meter lebih yang merupakan jembatan terpanjang di kabupaten Morowali,” ungkap Rustam Sabalio.

Selain itu, jembatan tersebut sudah didesain dengan estetika yang menarik, dilengkapi dengan fasilitas yang dapat dijadikan tempat bersantai di sekitar jembatan. Bahkan kedepan akan dibuat taman dan tempat UMKM disekitar jembatan Ipi Bawah.

“Jadi, kita harapkan jembatan tersebut akan dapat menjadi ikon daerah kita, karena bentuk dan model mengadopsi jembatan modern yang ada di daerah lain yang sudah maju,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Morowali, Taslim dalam sambutannya mengatakan bahwa pembangunan jembatan Ipi II ini akan mempermudah akses masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Selain itu, akan dirangkaikan dengan pembangunan ruang publik dalam rangka untuk bersantai atau mengembangkan ekonomi.

Taslim juga meminta maaf atas keterlambatan pembangunan jembatan Ipi bawah, namun hal itu bukan karena unsur kesengajaan, tetapi faktor banyaknya infrastruktur yang harus dibangun di Morowali, sehingga selama ini pembangunan yang dilakukan dengan skala prioritas khususnya wilayah kepulauan yang dimulai dari Kecamatan Menui Kepulauan dan Kecamatan Bungku Selatan.

“Alhamdulillah, hari ini semuanya sudah hampir rampung 100 persen dan masyarakat sudah merasakan manfaatnya sehingga ini secara langsung dapat meningkatkan pendapatan masyarakat kita,” terang Taslim.

Taslim menambahkan, bahwa hal ini adalah bagian dari janji politiknya, yaitu peningkatan hidup manusia. Ia juga membutuhkan dukungan dari masyarakat, sebab pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah berkaitan dengan pembebasan lahan.

“Saya berharap semua ini bisa berjalan dengan baik, sehingga dapat berkontribusi untuk peningkatan ekonomi masyarakat, sehingga tujuan sejehtera bersama melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat untuk kita semua bisa tercapai,” tutupnya.(DRM)