Polres Morowali Amankan BBM Ilegal, Sekertaris HIPMI Minta Penindakan Merata

0
191
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Keberhasilan pihak Satreskrim Polres Morowali menangkap bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi sebanyak 85 jerigen adalah bentuk konsitennya melakukan penindakan hukum bagi para pelaku kejahatan BBM subsidi.

“Tersangka Ardiansyah alias Adi, warga Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, untuk barang bukti yang kami amankan yang pertama 1 unit Mobil merek Daihatsu, STNK mobil, 85 Jerigen berisi BBM jenis solar, berjumlah 31 liter perjerigen, total 2.635 (dua ribu enam ratus tiga puluh lima) liter BBM jenis Solar,” papar Kasatreskrim Polres Morowali, IPTU Arya Widjaya.

Penindakan tegas bagi para pelaku BBM subsidi tentunya mendapat apresiasi dari masyarakat, namun masyarakat juga meminta Polres Morowali untuk melakukan penertiban bagi kapal-kapal pengangkut BBM yang melakukan pembongkaran di Jetty, yang diduga bukan untuk diperuntukan tempat pembongkaran BBM, namun Jetty Tersus untuk melakukan pembongkaran Ore Nikel dan peralatan-peralatan pabrik.

Sekertaris Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Morowali, Jumadin T. Doranggi pun angkat bicara. Dikatakannya, lebih eloknya penindakan hukumnya merata.

“Kami masyarakat banyak melihat di Jetty Tersus yang biasa tempat muat Ore Nikel, kini dijadikan tempat pembongkaran BBM dari SPOB, alasannya tersusnya sudah berizin, ada juga alasan pemanfaatan garis pantai. Tambah lagi pembongkarannya kita lihat tidak sesuai SOP, seperti alat pemadam kebakaran dan Oil Boom dan rambu-rambu sebagaimana standar pertamina. Asal usul barangnya juga perlu dicek, transportinya juga harus diperiksa benar-benar. Semoga saja tidak hanya yang pemain BBM Pick Up ditertibkan karena Jetty di Morowali ini jika dilihat tidak sesuai standar regulasi Pertamina untuk melakukan pembokaran BBM,” ujar Jumadin.

Pria yang akrab disapa Adi Bogel itu menambahkan, salah satu kegiatan yang terlihat di Jetty PT. Sulawesi Resourt. Jika sebelumnya Bupati Morowali, Drs. Taslim, melarang untuk melakukan aktifitas pemuatan Ore Nikel di terminal khusus (Tersus) PT. Sulawesi Resourt, kini mulai terlihat adanya kegiatan pembongkaran BBM dari kapal SPOB.

Sementara itu, Muharam selaku Pihak Syahbandar yang dikonfirmasi mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui kegiatan tersebut.

“Maaf dinda saya tidak mengetahui kegiatan tersebut, coba tanyakan ke petugas di Bungku,” ujarnya.

Lebih jauh ditanyakan media, mengenai SOP pembongkaran BBM, ia mengatakan jika memang benar ada standar Jetty dan SOP untuk melakukan pembongkaran barang berbahaya sebagaimana yang diatur dalam regulasi soal SOP pembongkaran BBM di terminal khusus pembongkaran barang berbahaya.

“Iya Betul Pak. karena di ijin bangker itu ada tertulis, siapkn alat-alat keselamatan, diantaranya slah satunya pemadam. Baiknya tanyakan langsung ke petugas,” imbuhnya.

Masyarakat Morowali, pihak Polairud dan pihak TNI Angakatan Laut juga bisa menjadi pihak yang serius untuk melakukan penindakan dan penertiban kegiatan bagi pelaku kejahatan BBM yang memakai jalur laut dan yang memakai Jetty yang tidak sesuai standar Pertamina untuk melakukan kegiatan pembongkaran BBM.

Diketahui salah satu yang harus disiapkan untuk melakukan pembongkaran BBM, selain menyiapkan pemadam kebakaran, pihak yang berkegiatan melakukan pembongkaran harus menyiapkan Oil Boom, untuk mengantisipasi jika terjadi tumpahan BBM ke laut, tidak hanya itu SOP mobil transportir untuk melakukan pemuatan minimal sesuai dengan standar pertamina. (DRM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini