MORUT, POSONEWS.ID – Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan di Kabupaten Morowali Utara masa bakti 2026–2031 resmi dilantik dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Aula Pesparawi Beteleme, Kecamatan Lembo, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Morowali Utara H. Djira K, S.Pd., M.Pd., didampingi Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Sulawesi Tengah sekaligus Ketua PMI Kabupaten Morowali Utara Febriyanthi Hongkiriwang, S.Si., Apt., Plt. Kepala Dinas Kesehatan Morowali Utara Arif Paskal Pokonda, SST., M.Kes., serta Sekretaris PMI Morowali Utara Sudirman, SKM., MARS.
Dalam laporannya, Sekretaris PMI Morowali Utara menyampaikan bahwa sebanyak 30 orang pengurus PMI Kecamatan dilantik pada kesempatan tersebut. Keberadaan PMI di tingkat kecamatan diharapkan semakin memperkuat pelayanan kemanusiaan hingga ke wilayah masyarakat yang membutuhkan.
PMI merupakan organisasi yang bergerak di bidang kemanusiaan dan tidak berorientasi pada kepentingan komersial. Berbagai kegiatan yang dilakukan mencakup pelayanan donor darah, penanggulangan bencana, pertolongan pertama, edukasi kemanusiaan serta kegiatan sosial lainnya. Di Morowali Utara, PMI juga telah memiliki Unit Donor Darah di Kolonodale yang menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kebutuhan darah bagi masyarakat.
Proses pelantikan dilakukan oleh Ketua PMI Kabupaten Morowali Utara Febriyanthi Hongkiriwang. Pelantikan kemudian dilanjutkan dengan penyematan pin kepada para pengurus yang dikukuhkan serta penandatanganan berita acara pelantikan sebagai tanda dimulainya masa bakti kepengurusan 2026–2031.
Dalam sambutannya, Ketua PMI Morowali Utara Febriyanthi Hongkiriwang menegaskan bahwa PMI merupakan lembaga kemanusiaan yang hadir untuk membantu dan memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam berbagai situasi.
“PMI adalah salah satu lembaga kemanusiaan yang bergerak dan berjuang untuk kemanusiaan. Kita memberikan edukasi kepada masyarakat dan PMI harus mampu responsif terhadap berbagai isu maupun bencana yang terjadi,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk menjalankan tugas dengan ketulusan dan semangat pengabdian. Menurutnya, kerja-kerja kemanusiaan tidak semata-mata diukur dari imbalan materi, melainkan dari manfaat yang diberikan kepada sesama.
“Kita tidak mencari berapa rupiah yang kita dapatkan, tetapi bagaimana kita melakukan gerakan kemanusiaan dan menghadirkan senyuman bagi orang yang kita tolong. Mungkin tidak dibayar di dunia, tetapi setiap amal dan kebaikan memiliki nilai,” katanya.
Sementara itu, sambutan Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Morowali Utara yang dibacakan Wakil Bupati H. Djira K, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa PMI memiliki peran penting dalam pelayanan kemanusiaan, penanggulangan bencana, pelayanan transfusi darah, pelatihan, serta berbagai kegiatan sosial lainnya.
Pemerintah daerah, lanjutnya, memiliki tanggung jawab untuk memberikan dukungan terhadap keberadaan dan aktivitas PMI hingga ke tingkat kecamatan. Dukungan tersebut penting agar PMI dapat menjalankan fungsi kemanusiaannya secara optimal dan hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.
Wakil Bupati juga mengingatkan seluruh pengurus yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan dan ketulusan. Pengabdian melalui PMI diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian sosial serta membangun semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Morowali Utara, kami mengucapkan selamat kepada rekan-rekan yang baru saja dilantik. Selamat menjalankan tugas dan amanah kemanusiaan ini dengan penuh keikhlasan dan ketulusan,” ujar Wakil Bupati.
Kegiatan tersebut turut dihadiri para camat atau perwakilannya, kepala puskesmas, tamu undangan, serta para pengurus PMI Kecamatan yang dikukuhkan untuk masa bakti 2026–2031.(*/CHEM)











