Merah Putih dan Pesan Damai dari Tamanjeka

0
3
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Anwar Rifa’i alias Ustaz Reza, mantan narapidana terorisme (napiter), mengajak masyarakat dan para remaja Desa Tamanjeka, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, menumbuhkan kecintaan terhadap Tanah Air serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pesan itu disampaikan saat pengibaran Bendera Merah Putih di kawasan Air Terjun Tamanjeka, Gunung Biru, dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pengibaran bendera dilakukan di tengah kawasan pegunungan yang pernah menjadi salah satu lokasi basis kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi simbol bahwa masyarakat Tamanjeka tetap berada dalam bingkai NKRI.

“Tanah air ini milik kita bersama. Karena itu, mari kita jaga dan cintai Indonesia dengan cara yang baik,” kata Anwar.

Ia juga mengajak generasi muda tidak mudah terpengaruh paham yang bertentangan dengan semangat kebangsaan. Menurutnya, kecintaan kepada Indonesia dapat diwujudkan melalui kegiatan positif dan kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat.

Suasana pengibaran semakin khidmat ketika lagu Indonesia Raya berkumandang di antara pepohonan dan pegunungan. Air terjun yang berada di kawasan tersebut menjadi latar kegiatan yang berlangsung sederhana tetapi sarat makna.

Anwar berharap kegiatan semacam itu dapat menjadi momentum bagi remaja Tamanjeka untuk memperkuat persatuan.

“Kita ingin anak-anak muda tumbuh dengan rasa cinta kepada bangsa dan tidak mudah terpecah oleh perbedaan,” ujarnya.

Pengibaran Merah Putih di Gunung Biru menjadi pesan bahwa semangat kemerdekaan dapat tumbuh di berbagai tempat, termasuk kawasan yang pernah memiliki catatan konflik dan kekerasan.

Aktivis perdamaian Poso, Budiman Maliki, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia selama ini turut mendampingi eks napiter Poso dalam proses reintegrasi sosial.

“Ini langkah strategis untuk perlahan menciptakan citra positif Tamanjeka sebagai wilayah yang damai, aman, dan bersahabat,” ujar Budiman.

Menurutnya, kegiatan semacam itu penting untuk menunjukkan bahwa Tamanjeka telah berubah dan tidak lagi layak dilekatkan dengan stigma terorisme masa lalu.

Pengibaran Merah Putih di kawasan Gunung Biru pun menjadi simbol keterlibatan masyarakat dalam merawat perdamaian dan memperkuat persatuan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini