POSONEWS.ID – Bupati Poso, dr. Verna G.M. Inkiriwang, M.PSDM, bersama Wakil Bupati Poso, H. Soeharto Kandar, resmi meluncurkan program rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Saluopa sekaligus Tourism Information Center Air Terjun Saluopa di Desa Wera, Kecamatan Pamona Puselemba, Jumat (12/6/2026).
Peluncuran program tersebut dirangkaikan dengan penyerahan bibit pohon, pemasangan tanda larangan, serta aksi penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup. Kegiatan itu dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, komunitas lingkungan, hingga warga setempat.
Dalam sambutannya, Verna menegaskan rehabilitasi DAS Saluopa bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam di Kabupaten Poso.
Menurutnya, Air Terjun Saluopa tidak hanya menjadi destinasi wisata unggulan, tetapi juga memiliki fungsi ekologis penting sebagai daerah tangkapan air yang menopang kehidupan masyarakat di sekitarnya.
Bupati mengungkapkan kawasan DAS Saluopa saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari berkurangnya tutupan vegetasi hingga aktivitas yang berpotensi mengganggu kelestarian hutan. Kondisi tersebut dapat berdampak pada menurunnya kualitas lingkungan dan meningkatnya risiko bencana ekologis.
Karena itu, rehabilitasi kawasan melalui penghijauan dan penanaman pohon dinilai menjadi langkah strategis untuk memulihkan fungsi lingkungan sekaligus menjaga keberlanjutan sumber mata air di wilayah tersebut.
“Hutan bukan hanya warisan yang kita terima dari generasi sebelumnya, tetapi juga titipan yang harus kita jaga untuk generasi yang akan datang,” tegas Verna di hadapan peserta kegiatan.
Pemerintah Kabupaten Poso berharap gerakan rehabilitasi DAS Saluopa menjadi titik awal penguatan budaya cinta lingkungan di tengah masyarakat, sekaligus mendorong pengembangan sektor pariwisata yang berorientasi pada pelestarian alam dan keberlanjutan ekosistem.(*)





