IMIP Perkuat Pengawasan dan Bangun Budaya K3 di 52 Tenant, Target Nol Kecelakaan Kerja

0
54
- Advertisement -

POSONEWS.ID – PT Indonesia Morowali Industrial Park memperketat pengawasan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di seluruh kawasan. Fokusnya kini beralih dari sekadar kepatuhan aturan menuju pembangunan budaya keselamatan.

Manajer Occupational Health and Safety PT IMIP, Johny Semuel, mengatakan sistem dan SOP K3 di IMIP sudah sesuai standar global dan regulasi pemerintah. Tantangan utama saat ini adalah rendahnya kesadaran individu dalam menjalankan prosedur di lapangan.

“Persoalannya bukan pada sistem yang lemah, melainkan masih rendahnya kesadaran individu,” kata Johny saat rapat P2K3 bersama tenant, Sabtu, 16 Mei 2026.

Untuk itu, setiap divisi pengawas diwajibkan turun langsung melakukan pengecekan lapangan. Johny juga menegaskan investigasi kecelakaan tidak boleh terjebak mencari kelalaian personal, karena justru mengaburkan tujuan investigasi.

“SMK3 bertujuan meminimalisir potensi kecelakaan kerja. Melalui audit berkala dan evaluasi risiko, kita bisa memetakan titik rawan agar insiden serupa tidak terulang,” jelasnya.

37 dari 52 Tenant Sudah Kantongi Sertifikat SMK3
Saat ini 37 tenant sudah bersertifikat SMK3 dari kementerian teknis. 15 tenant lainnya masih dalam proses verifikasi internal.

IMIP menerapkan sanksi tegas bagi pelanggaran. Individu bisa mendapat surat peringatan hingga PHK. Sementara tenant yang abai dikenai sanksi administratif hingga evaluasi kontrak.

“Sanksi memberi efek jera, tapi tidak cukup. Strategi ke depan adalah membangun budaya K3, bukan hanya kepatuhan berbasis ketakutan,” ujar Johny.

Strategi itu meliputi pelatihan berkelanjutan, kampanye keselamatan yang lebih personal, dan pengawasan melekat di lapangan. Tujuannya memastikan setiap pekerja berangkat dan pulang dalam keadaan selamat. (*/DRM)