Ribuan Jamaah Hadiri Haul Sayyid Idrus bin Salim Aljufri, Hj Warda Dg Mamala Tegaskan Nilai Kecintaan

0
100
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Haul Guru Tua ke-58 yang digelar di Kabupaten Morowali Utara berlangsung dengan penuh khidmat dan antusiasme tinggi dari masyarakat. Kegiatan religi ini dipusatkan di Lapangan Morokoa, Kolonodale, kawasan Bumi Tepoasa, dan menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya dilaksanakan secara besar di wilayah tersebut.

Diperkirakan sekitar 7.000 jamaah dari 10 kecamatan di Morowali Utara memadati lokasi acara. Kehadiran ribuan masyarakat menunjukkan tingginya kecintaan dan penghormatan terhadap ulama serta tradisi keagamaan yang terus dijaga.

Turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Morowali Utara, Ir. Musda Guntur, MM, yang mewakili unsur pemerintah daerah. Kehadiran Sekda menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Utama Alkhairaat, H.S. Alwi Saggaf Aljufri, LC., MA, serta Ketua Umum Pengurus Besar Alkhairaat, Dr. H.S. Mohsen Alaydrus, M.M. Kehadiran jajaran pengurus Alkhairaat dari seluruh Sulawesi Tengah, termasuk Morowali Utara, semakin menambah kekhidmatan suasana.

Sejumlah tokoh daerah turut hadir, di antaranya H. Mumu Ibrahim, Yusril Ibrahim, SE, anggota DPRD Morowali Utara, unsur TNI dan Polri, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Pelaksanaan haul ini diprakarsai oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Morowali Utara sebagai ketua panitia pelaksana. Sementara itu, dukungan utama pembiayaan kegiatan berasal dari Hj. Warda Dg Mamala, SE, Ketua DPRD Morowali Utara sekaligus Ketua DPD Partai Golkar setempat, bersama keluarga besar Mamala.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Morowali Utara, Hj. Warda Dg Mamala, SE menegaskan bahwa pelaksanaan haul ini bukan semata persoalan kemampuan finansial, melainkan wujud kecintaan yang mendalam kepada para ulama, khususnya Guru Tua.

“Pelaksanaan haul ini bukan soal siapa yang memiliki uang, tetapi tentang kecintaan kita. Kecintaan kita kepada Guru Tua, walaupun kita tidak pernah bertemu secara langsung, namun rasa cinta itu selalu ada di dalam hati,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran masyarakat dari 10 kecamatan tidak lain sebagai bentuk ikhtiar bersama dalam memohon keberkahan bagi daerah.

“Kehadiran kita semua di sini adalah untuk memohon keberkahan, agar daerah ini dijauhkan dari segala musibah dan bencana. Kita ingin didoakan, agar Morowali Utara senantiasa dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari bencana, diberikan keselamatan, serta keberkahan bagi seluruh masyarakat,” lanjutnya.

Ia berharap melalui kegiatan haul ini, nilai-nilai keagamaan semakin kuat tertanam dalam kehidupan masyarakat, sekaligus mempererat persatuan dan kebersamaan di Morowali Utara.

Kegiatan berlangsung tertib dengan pengamanan dari aparat TNI dan Polri. Suksesnya pelaksanaan haul perdana ini diharapkan menjadi agenda rutin ke depan dalam memperkuat syiar Islam serta nilai-nilai spiritual di Kabupaten Morowali Utara. CHEM