POSONEWS.ID – Sudah hampir setahun lamanya, hasil rapat dengar pendapat (RDP) tentang pengelolaan dan pengembangan kawasan wisata Air Terjun Veranomata yang berada di Desa Ipi, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali tak kunjung ditindaklanjuti hingga saat ini.
RDP umum lintas Komisi 1 dan 3 yang dilaksanakan pada Jumat, 9 Mei 2025 lalu dengan nomor berita acara YL/2R.DPRD/V/2025 ini, telah menghasilkan keputusan bahwa DPRD Kabupaten Morowali merekomendasikan kepada Pemerintah Kabupaten Morowali untuk memfasilitasi pertemuan Pemerintah Desa Ipi terkait kerjasama dalam pengelolaan kawasan wisata Veranomata sesuai dengan mekanisme aturan yang berlaku.
“Tindakan pemalangan akses jalan menuju kawasan wisata Veranomata ini dilakukan, sebagai bentuk protes karena hasil rapat dengar pendapat bersama dengan DPRD yang digelar tahun lalu belum menunjukkan tindak lanjut yang nyata,”tegas Kepala Desa Ipi, Abdul Wahab Abd Rauf saat ditemui di ruang kerjanya Selasa (20/1/2026).
Menurut Wahab sapaan akrabnya, dalam RDP tersebut , warga Desa Ipi mengajukan sejumlah aspirasi terkait pembagian manfaat ekonomi dari wisata, peningkatan fasilitas umum sekitar kawasan, serta pengelolaan sampah yang belum optimal. Namun, hingga saat ini tidak ada langkah konkret dari pihak terkait untuk menangani permasalahan tersebut.
“Kita sudah melakukan berbagai cara untuk menyampaikan aspirasi, termasuk melalui rapat dengan DPRD. Tapi sampai saat ini, ternyata hasilnya hanya omong kosong belaka. Warga bersama karangtaruna dan Pemerintah Desa Ipi terpaksa tutup jalan agar Pemerintah Daerah peduli dengan aspirasi warganya,” harapnya. DRM





