POSONEWS.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Poso resmi menetapkan Rahman Lamusu sebagai Ketua Harian DPD PAN Poso.
Penetapan tersebut merupakan hasil keputusan internal partai melalui forum formatur yang digelar secara demokratis dan kolektif.
Masuknya Rahman Lamusu dalam jajaran formatur sekaligus dipercaya mengemban jabatan Ketua Harian menandai langkah strategis PAN Poso dalam memperkuat struktur organisasi dan mempercepat konsolidasi partai di tingkat daerah.
Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan rekam jejak, pengalaman organisasi, serta kapasitas Rahman Lamusu dalam membangun komunikasi internal dan eksternal partai. PAN Poso menilai posisi Ketua Harian membutuhkan figur yang aktif, responsif, dan mampu menggerakkan mesin partai secara efektif.
Rahman Lamusu menyatakan kesiapannya menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab.
Dikatakannya, jabatan Ketua Harian bukan sekadar posisi struktural, melainkan tugas kolektif untuk memastikan roda organisasi berjalan disiplin dan terarah.
“Kepercayaan ini adalah amanah partai. Saya melihatnya sebagai tugas untuk memperkuat soliditas kader, mempercepat konsolidasi dan memastikan kerja-kerja partai berjalan sesuai garis kebijakan,” ujar Rahman kepada media ini, Jumat (16/1/2026).
Menurut Rahman, terpilihnya ia sebagai Ketua Harian merupakan hasil kesepakatan bersama yang dilandasi semangat kebersamaan dan kebutuhan partai untuk bergerak lebih cepat dan terorganisir menghadapi agenda politik ke depan.
Ia juga menekankan pentingnya kerja tim dan komunikasi yang solid di internal kepengurusan. Rahman memastikan seluruh keputusan strategis akan diambil secara kolektif dan mengedepankan musyawarah.
Dengan komposisi formatur yang telah ditetapkan, DPD PAN Poso menargetkan penguatan struktur hingga tingkat bawah serta peningkatan peran partai di tengah masyarakat, baik dalam fungsi politik maupun sosial.
Penetapan Rahman Lamusu sebagai Ketua Harian diharapkan menjadi energi baru bagi PAN Poso untuk tampil lebih solid, adaptif, dan siap menghadapi dinamika politik daerah secara terukur dan berkelanjutan.





