Proyek Pembangunan Satu Paket Jalan Timbunan, Rabat Beton dan Talud Berdayakan Warga Desa Singkona

0
42
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Pembangunan satu paket jalan mulai dari timbunan, rabat beton dan talud di wilayah Wonolee Desa Singkona Kecamatan Pamona Tenggara Kabupaten Poso dengan menggunakan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2025 sebesar Rp 184,152 juta tengah berlangsung pembuatannya.

Hal tersebut diungkap oleh Rahmad Sumba selaku Tim Pengerak Kegiatan (TPK). Ia memaparkan bahwa proses pekerjaan timbunan, rabat beton dan talud dikerjakan langsung oleh warga dengan sistem Swakelola.

“Proyek pembangunan jalan rabat beton, timbunan dan talud ini dikerjakan langsung oleh warga setempat dengan sistem swakelola. Hal ini dilakukan agar lapangan pekerjaan bagi masyarakat dapat terbuka,” tutur Rahmad Sumba.

Tujuan kegiatan swakelola ini untuk memberdayakan masyarakat serta membuka lapangan kerja bagi warga setempat. Ssehingga hasil pekerjaan yang dilakukan cukup baik kualitasnya dan sesuai spek pekerjaan.

Pembangunan talud, timbunan dan rabat beton secara bersamaan seringkali dilakukan untuk memastikan kekuatan dan keawetan jalan. Talud akan menjaga sisi jalan agar tidak longsor sementara Rabat Beton akan memberikan permukaan yang rata dan kuat untuk jalan, sedangkan timbunan akan membantu mempersiapkan area sebelum pembangunan talud dan rabat beton.

Proyek pembangunan wilayah Wonolee merupakan sentral pertanian masyarakat sehingga menjadi salah satu prioritas pembangunan yang sudah disepakati bersama dalam Musrembang Tahun 2025 dan tertuang dalam APBdes.

“Kegiatan pembangunan timbunan, rabat beton dan talud merupakan salah satu prioritas kegiatan di tahun 2025. Ini dikarenakan lokasi Wonolee merupakan sentral pertanian masyarakat desa,” ungkap Rahmad Sumba.

Dengan dibangunnya fasilitas jalan mulai dari timbunan, rabat beton dan talud lewat anggaran dana desa (DD), kemajuan desa makin meningkat baik dari segi perekonomian, pendidikan serta kesehatan. Bbahkan juga dengan adanya pembangunan satu paket jalan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian mereka.

“Lewat anggaran Dana Desa (DD), kegiatan pembangunan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat sehingga hasil pertanian dapat dengan mudah diangkut keluar dari lahan,” ungkas Rahmad Sumba. YAN