Terima Taruna Wita Mori, Bupati Morut Minta Semua Elemen Tetap Jaga Kerukunan dan Kedamaian

0
68
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Sejumlah warga yang merasa terganggu dengan ulah pihak tertentu dari luar yang bermaksud menggelar aksi demo, menemui Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi di kantornya, Senin (11/8/2025).

Saat itu hadir Ketua Kerukunan Keluarga Mori Tongku Towatu (KKMTT), Abbas Matoori, Sekretaris KKMTT Ebet Kristos, tokoh Gerakan Pemuda Adat Mori Bersatu Yusri Kayoa, serta beberapa anak muda lainnya.

Kepada bupati, para pemuda dan tokoh masyarakat yang tergabung dalam “Mori Bersatu” itu menyatakan rasa aneh dan menolak dengan tegas adanya orang luar yang tiba-tiba mau datang demo di kantor bupati tanpa alasan dan identitas yang jelas.

Sebagai bentuk penolakan mereka, beberapa pemuda memasang spanduk yang berisi “ormas taruna Wita Mori menolak keras segala bentuk aksi demonstrasi oleh pihak luar yang bertujuan memecah belah persatuan dan kerukunan di Kabupaten Morowali Utara”.

Isu aksi demo itu beredar dua hari ini. Berdasarkan pemberitahuan, aksi demo itu akan dilaksanakan oleh kelompok yang mengatasnamakan Serikat Aktivis Mahasiswa Indonesia.

Dalam pemberitahuan itu disebutkan mereka akan demo pada hari Senin (11/8/2025) pukul 10.00 wita dengan sasaran kantor bupati dan kantor kejaksaan. Namun hingga sore hari tak ada yang muncul.

“Kabarnya yang mau demo itu dari luar Morut. Tidak jelas, tapi cukup mengganggu kenyamanan masyarakat. Kita di sini tenang-tenang saja. Kenapa ada orang luar yang mau datang bikin ribut,” ujar Abbas Matoori.

Pada kesempatan itu, Bupati Delis berpesan agar kondisi keamanan yang ada saat ini tetap dijaga dan dipelihara oleh semua elemen masyarakat.

Ia juga berterima kasih kepada para tokoh masyarakat dan pemuda yang merasa terpanggil untuk menjaga kenyaman daerahnya. CHEM