Bumdes Sawimengale Desa Poleganyara Salurkan Bantuan Bibit Jagung Kepada 114 KK

0
4
Foto: Penyaluran bantuan bibit jagung oleh Bumdes Sawimengale Desa Poleganyara ke masyarakat (Yanto)
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan (Ketapang), Pemdes Polenganyara bersama Bumdes Sawimengale Kecamatan Pamona Timur Kabupaten Poso menyalurkan bantuan berupa bibit jagung kepada 114 kepala keluarga yang memiliki lahan pertanian, Kamis (7/8/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Balai Pertemuan dan di hadiri oleh Aparat desa, Kades, Babinsa, Pendamping Pertanian, Bumdes serta masyarakat penerima manfaat.

Program ini merupakan bagian dari pemanfaatan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 yang dialokasikan ke sektor pertanian bidang ketahanan pangan untuk memperkuat ketersediaan pangan lokal.

Pj Kades Poleganyara Handri Tumonggi, S,Sos mengatakan, kegiatan kali ini bergerak di sektor pertanian dengan membagikan paket bibit jagung. Ia juga menambahkan, bahwa program ketahanan pangan ini juga bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian warga dan sebagai langkah antisipatif menghadapi ketidakstabilan harga pangan di pasaran.

Ketua Bumdes Sawimengale Yos Marola juga mengatakan bahwa program ketahanan pangan melalui Bumdes Sawimengale diharapkan mampu mengembangkan sektor pertanian dengan memanfaatkan teknologi pertanian modern, penyediaan bibit unggul yang kiranya kedepan dapat meningkatkan mutu di sektor pertanian warga.

“Melalui peran aktif Bumdes dalam ketahanan pangan (Ketapang), kami berharap kedepannya perekonomian masyarakat dapat terwujud, serta kesejahteraan masyarakat desa dapat meningkat. Sehingga peran Bumdes dapat memberikan kontribusi penting dalam mendukung program pemerintah desa,” ungkap Yos Marola.

Total luas lahan jagung di Desa Poleganyara mencapai 6.568 meter persegi. Areal ini milik 114 kepala keluarga penerima manfaat yang memperoleh bantuan bibit. Setiap warga menerima bantuan masing masing mendapatkan bibit jagung secara bervariasi tergantung dari luas pertanian mereka dan bahkan kedepan nya akan disiapkan obat obatan beserta pupuk untuk mendorong pertumbuhan tanaman masyarakat.

“Program pembagian bibit jagung merupakan langkah awal untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Bahkan tidak hanya itu, kami juga akan menyiapkan obat obat dan pupuk untuk meningkatkan dan menjaga pertumbuhan tanaman sehingga hasil dapat meningkat dan dirasakan oleh masyarakat petani,” tandas Yos Marola. YAN