
POSONEWS.ID – Kerja Kuliah Nyata (KKN) Universitas Kristen Tentena (Unkrit) Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso, dalam program kegiatannya membawa tema mengaktualisasikan nilai nilai nasionalisme dan integrasi anti korupsi dalam kehidupan bermasyarakat.
Seniawan Ili selaku Ketua Posko 3 Desa Poleganyara mengatakan bahwa selain sosialisasi pengenalan tentang nilai nilai nasionalisme ke kalangan remaja dan pelajar, mereka juga memberikan pencerahan tentang bahaya penggunaan obat obatan terlarang serta dampak dari sex bebas di kalangan generasi muda.
“Dari kegiatan KKN yang akan berlangsung selama 2 bulan ke depan ini, sebagian akan difokuskan ke sekolah agar generasi muda dapat mengerti dan paham tentang nilai nilai nasionalisme dan memberikan pembelajaran tentang integritas anti korupsi,” tutur Seniawan Ili, Kamis (7/8/2025).
Hadirnya mahasiswa KKN Universitas Kristen Tentena tentunya membawa angin segar bagi kalangan masyarakat. Pasalnya kegiatan lebih banyak difokuskan ke kalangan generasi muda dengan terus melakukan edukasi sosialisasi sesuai tema yang di bawakan.
Selain memberikan sosialisasi, mahasiswa juga berkontribusi melakukan kegiatan tambahan berupa pembuatan batas dusun, membuat papan nama desa serta membuat poster edukasi tentang nasionalisme dan integrasi anti korupsi yang nantinya akan dipajang di depan kantor desa.
“Selain kegiatan sosialisasi tentang nilai nasionalisme, kegiatan lainnya merembet ke dalam desa. Mulai dari pembuatan tapal batas dusun, pembuatan papan nama desa serta membuat poster edukasi, menjadi salah satu prioritas kegiatan selama 2 bulan ke depannya,” tambah Seniawan Ili.
Mahasiswa Unkrit yang ditempatkan di Desa Poleganyara Posko 3 untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata(KKN) terdiri dari 4 (empat) fakultas. Mulai dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Pertanian, Fakultas Ekonomi dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) yang nantinya akan memegang peranan masing masing dalam kegiatan dalam desa.
“Kami sangat berharap agar lewat program kegiatan yang kami sampaikan dapat bermanfaat bagi kalangan generasi penerus agar mengetahui bagaimana arti nilai nasionalisme dan mengetahui arti dari anti korupsi. Kami juga sangat berterima kasih kepada pemerintah desa yang sudah memberi ruang dan merespon secara positif bahkan mendukung sepenuhnya kegiatan yang akan di lakukan selama 2 bulan ke depan nanti,” tutup Seniawan Ili. YAN




