Program KPN Talaga tak Terurus, Pemuda Dampelas Pertanyakan Keberlanjutan Program

0
147
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Kawasan Pangan Nusantara (KPN) merupakan salah satu program nasional di Era Presiden Joko Widodo dan H. Ma’ruf Amin yang di laksanakan secara serius oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, dengan mencanangkan Kawasan Pangan di wilayah Kabupaten Donggala tepatnya di Kecamatan Dampelas. Kawasan Pangan Dampelas merupakan Pilot project Kawasan Pangan di Provinsi Sulawesi Tengah.

Peresmian Kawasan Pangan Nusantara (KPN) TALAGA di resmikan pada 3 oktober 2023 oleh wakil presiden H. Ma’ruf Amin. Sebagai program strategis dalam ketahanan pangan. Program ini juga seiring dengan visi Presiden Prabowo Subianto saat ini.

KPN Talaga dengan luas 1.123 Hektar memiliki status Areal Penggunaan Lain (APL). Dari luas lahan tersebut, lokasi program saat ini hanya di tanami tanaman Holtikultura tanpa kejelasan terkait siapa pemilik dan kelanjutan programnya. Sehingga hal tersebut menuai respon dari berbagai pihak terkhusus pemuda yang ada di Kecamatan Dampelas.

Abtar Abd. Fatah selaku pemuda dampelas menyebut bahwa pemerintah periode baru baik Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Donggala berharap mendapatkan kejelasan agar masyarakat tidak kehilangan harapan terkait lapangan kerja yang dijanjikan.

“Kami masyarakat dampelas mempertanyakan keberlangsungan KPN yang ada di wilayah Dampelas. Mengingat saat ini kita di pimpin oleh Gubernur dan Bupati baru, ini seiring dengan program presiden Prabowo-Gibran yang memprioritaskan ketahanan pangan,” uUcapnya kepada awak media melalui Via wa (21/4/2025).

Abtar menekankan bahwa masyarakat dampelas mendorong agar pemerintah provinsi sulteng dan pemerintah kabupaten donggala segera menuntaskan Program KPN.

“Kami mendorong Pemprov Sulteng dan Pemda Donggala untuk segera menuntaskan Program KPN Dampelas agar tidak menimbulkan pro dan kontra di tingkat masyarakat Dampelas, karena kita ketahui bersama saat ini belum ada kelembangan dan model pengelolaan yang pasti terhadap KPN Dampelas,” ujarnya.

Sulawesi Tengah seharusnya menjadi daerah swasembada pangan karena potensi yang dimiliki saat ini. Salah satu wilayah yang potensial adalah Kabupaten Donggala karena masih memiliki luas lahan yang cukup untuk pengembangan tanaman pangan.

“Untuk itu kami masyarakat sangat berharap kepedulian pemerintah terpilih pada tingkat Provinsi dan Kabupaten agar keberadaan KPN Dampelas bisa memberikan manfaat yang maksimal untuk masyarakat,” harapnya. EKO