POSONEWS.ID, MOROWALI– Pemungutan suara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Morowali Tahun 2024 telah usai dilaksanakan pada Hari Rabu, Tanggal 27 November 2024 kemarin.
Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Morowali nomor urut 3, Iksan-Iriane Iliyas (IKLAS) unggul dalam perhitungan suara cepat yang dilakukan oleh beberapa lembaga survey.
Data Quick Count dari lembaga Survey Poltracking Indonesia, pasangan Iksan-Iriane Iliyas unggul dengan perolehan suara 33,77%, pasangan Taslim-Asgar Ali 29,62%, pasangan Kuswandi-Syahnil Umar 20,65%, dan pasangan Abdul Rachmansyah Ismail-Harsono Lamusa 15,95%.

Sementara, data Real Count dari Lembaga Konsultan Politik Indonesia (LKPI) Star Poll, Pasangan Iksan-Iriane Iliyas juga unggul dengan perolehan suara 32,6%, pasangan Taslim-Asgar Ali 29,8%, pasangan Kuswandi-Syahnil Umar 21,1%, dan pasangan Abdul Rachmansyah Ismail-Harsono Lamusa 16,5%.

Data LKPI Star Poll tersebut berdasarkan C1 hasil dari saksi di 301 TPS se-Kabupaten Morowali dengan persentase data yang masuk sebesar 99%.
Ketua Tim Relawan IKLAS, Asfar mengatakan bahwa Tim Saksi IKLAS telah melakukan pengawalan di setiap TPS se-Kabupaten Morowali.
“Sejauh ini progres dari pengawalan TPS kita, Kami pastikan di 301 TPS dari 655 saksi kita yang telah aktif mengawal suara kita di setiap TPS. Alhamdulillah mulai dari Terebino sampai Solonsa semua kita konek dengan teman-teman saksi di masing-masing TPS, dan sampai hari ini semua C Hasil Salinan semua sudah diberikan kepada saksi-saksi kita di kecamatan. Kami pastikan bahwa seluruh C1 Salinan sudah sampai di tangan saksi kita di tingkat kecamatan,” ungkapnya.
Asfar menegaskan bahwa pihaknya telah bersiap untuk mengikuti pleno di tingkat kecamatan dan mengawal keutuhan perolehan suara sesuai dengan data yang diterima.
“Kami pastikan tidak ada satupun suara yang akan dikurangi dari hasil yang sudah kita capai. Tidak ada dari pasangan calon lain yang mengklaim bahwa mereka lebih unggul daripada kita. Karena semua hasil, semua catatan atau rekapan yang kita terima sudah ada di tangan saksi-saksi kita, jadi kita sudah cukup kuat, tidak ada yang bisa memainkan apa yang sudah ditetapkan pada pleno yang ditetapkan di KPPS,” tegas Asfar. (DRM)





