POSONEWS.ID – Pimpinan wilayah Gerakan Pemuda Ansor Sulawesi Tengah (Sulteng) secara resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Ansor ke-XII.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari di Desa Bulan Jaya Kecamatan Ampana Tete Kabupaten Tojo Una Una (Touna) itu, mulai 4 hingga 6 Oktober 2024.
Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Touna, Ruslan mengatakan, penting adanya kaderisasi dan penguatan kepemimpinan di kalangan pemuda, khususnya di lingkungan GP Ansor.
“PKD ini adalah salah satu tonggak penting dalam membentuk kader yang militan, berintegritas dan siap menjadi pemimpin di berbagai bidang, baik di masyarakat, organisasi, maupun bangsa,” tukasnya.
Dia juga menekankan bahwa GP Ansor Touna adalah organisasi non politik, sehingga organisasi ini netral tidak memihak pada satu kepentingan politik.
“Saat ini kita berada dalam situasi politik Pilkada serentak 2024. Sikap Ansor secara organisasi netral, namun Ansor mendukung terciptanya Pilkada damai, aman dan demokratis,” imbuhnya.
Ketua PW GP Ansor Sulteng Moh. Rizky Lemba menambahkan, GP Ansor tidak hanya menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa, tetapi juga merupakan mitra pemerintah dalam mempercepat pembangunan, terutama di kalangan generasi muda.
“Olehnya, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran pihak kepolisian resort Tojo Una-Una serta para Kades sedataran bulan yang sempat hadir,” ucapnya.
Menurutnya, kegiat PKD seperrti ini penting dilakukan bahkan kalau bisa dilakukan di setiap desa.
“Karena PKD bertujuan untuk membina generasi muda dan menyiapkan mereka untuk menjadi benteng agama dan NKRI,” jelasnya.
Diantara tujuan Ansor, lanjut dia, yaitu mengamalkan Islam Ahlussunnah Waljamaah dan menguatkan wawasan kebangsaan,
“Hal ini merupakan komitmen GP Ansor, karena konsep pendekatan GP Ansor tercermin dalam sikap bela negara, cinta damai dan agama yang membawa pada keteraturan,” terangnya.
Sementara itu Kepala Desa Bulan Jaya, Burhanudin mewakili para kades sedataran bulan berharap, kegiatan pelatihan PKD Ansor ini dapat memberikan dampak positif bagi pemuda Ansor dan meningkatkan peran pemuda dalam memajukan desa, khususnya di dataran bulan menjadi daerah yang unggul, damai, toleran dan religius.
“Dengan adanya pelatihan ini kaum muda diwilayah ini menjadi lebih baik dan meningkatkan peran fungsinya dalam berkontribusi terhadap pembangunan sumber daya manusia serta dapat menjadi cikal bakal pemimpin dimasa depan yang berintegritas, amanah dan berakhlak mulia,” tandasnya.
Kegiatan ini diikuti 100 peserta, terdiri dari 70 laki-laki dan 30 perempuan, juga hadir Kasat Intel Polres Tojo Una-Una, Kapolsek Kecamatan Ampana Tete, PC NU Kabupaten Tojo Una-Una, Pimpinan Ponpes dan Kepala Desa sedataran bulan. (ADI).





