1 Unit Rumah Warga Tinggede Dilahap Si Jago Merah, Kerugian Ditaksir Capai Rp 300 Juta

0
130
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Satu unit rumah beserta isinya ludes dilahap si jago merah pada Selasa (17/9/2024). Berlokasi di jalan Lasaganti, Desa Tinggede, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi.

Menurut warga setempat, api diketahui pada pukul 14.00 WITA dan segera memberi tahu kepada Kepala Desa Tinggede, Abd Jabar. Mengetahui rumah warganya yang kebetulan rumah Saudaranya, Kades Tinggede segera menuju ke TKP, namun api telah berkobar dengan sangat besar melahap hampir semua badan rumah.

Abd Jabar segera menghubungi Dinas Kebakaran Kota Palu dan Sigi, serta PLN. Menurut Abd Jabar saat itu kondisi rumah sudah tidak bisa dimasuki lagi, api telah berkobar membakar isi rumah.

Saat kejadian kondisi rumah lagi kosong, pemiliknya, Dian Pardiani berada di luar rumah. Pada saat terjadi kebakaran cuaca sangat panas ditambah angin kencang sehingga dengan mudah api membakar seisi rumah.

Sekitar pukul 15.10. WITA, 4 unit armada mobil Damkar dari Mako Induk Kota Palu tiba di lokasi, selang beberapa waktu 2 unit lagi tiba yang dari Sigi.

Team Damkar bersama Kepala Desa, Babinsa, Bhabinkanmas Desa Tinggede dibantu masyarakat segera bertindak memadamkan api dan melakukan pencegahan agar api jangan sampai merembet ke bangunan lainnya.

Sekitar 1 jam lebih api baru bisa dijinakkan tinggal dilakukan pendinginan mencegah api menyala kembali.

Abd Jabar menjelaskan bahwa kondisi rumah saat terjadi kebakaran lagi kondisi kosong sehingga tidak adanya korban jiwa. Kerugian yang di sebabkan dari kebakaran tersebut diperkirakan sekitar Rp. 300.000.000 (Tiga ratus Juta Rupiah). Menurut Abd Jabar api berasal dari salah satu ruangan kamar tidur, sehingga kemungkinan terjadi kosleting listrik.

Aipda. Andra jafar, Bhabinkamtibmas di dampingi Babinsa Desa Tinggede, Serka. Kartono, menghimbau kepada masyarakat agar selalu hati-hati menimbang saat ini cuaca sangat panas.

“Masyarakat agar selalu hati-hati menimbang saat ini cuaca sangat panas sekali, rawan menimbulkan kebakaran, apa bila akan meninggalkan rumah atau rumah dalam kondisi tidak ada orang sebaiknya diperiksa terlebih dahulu kompor dan Saklar lampu, apa dalam posisi hidup atau mati.” Imbaunya. EKO