POSONEWS.ID – Puluhan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tojo Una-Una. Mereka menggelar aksi itu usai pelantikan anggota DPRD Tojo Una-Una periode 2024-2029.
“Aksi damai yang kami lakukan ini untuk mengawal kinerja pemerintahan ke depan. Kami ingin dewan yang baru dilantik bisa berdiskusi dengan kami,” kata Wahyu salah satu mahasiswa pada hari Senin (27/8/2024).
Wahyu mengatakan, anggota DPRD yang baru dilantik diharapkan bisa membawa Kabupaten Tojo Una-Una ke arah yang lebih baik. Jangan sampai dewan justru mementingkan diri sendiri.
“Tojo Una-Una masih menjadi kabupaten termiskin, kami meminta agar dewan bekerja sesuai fungsinya, jangan mementingkan diri sendiri dan kelompoknya,” ujarnya.
Dalam Aksi unjuk rasa tersebut, mahasiswa membentangkan berbagai poster yang bertuliskan “Hapus Kemiskinan, RIP DPRD, Kawal Demokrasi” dan kata-kata kritik lainnya.
Aksi unjuk rasa tersebut, diterima oleh Pimpinan sementara DPRD Tojo Una-Una, Gusnar A. Sulaeman dan Risal C. Panyili bersama sejumlah anggota DPRD lainnya.

Gusnar A. Sulaeman mengatakan, bahwa saat ini Anggota DPRD baru saja dilantik. Semua aspirasi dan masukan dari pengunjuk rasa dapat di akomodir pada saat perangkat DPRD termasuk pembentukan Komisi dapat di bahas secara tuntas.
“Saya kira semua yang teman teman sampaikan kita akan akomodir, hanya saja baru kita dilantik, belum terbentuk komisi komisi. Nanti setelah itu kita akan bahas tuntas,” pungkasnya. CH





