Kadis Kumperindag: Masih Ada Pelaku UMKM di Morowali Belum Paham Digitalisasi Pemasaran

0
52
Foto: Pelatihan Kewirausahaan Bagi Pelaku UMKM oleh Dinas Kumperindag (Dok.Kominfo)
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menggelar Pelatihan Kewirausahaan Bagi Pelaku UMKM, mengungsung tema “Dengan Program Pemberdayaan UMKM kita Tingkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Pelaku Usaha yang Terampil, Mandiri dan Berdaya saing melalui Pengelolaan Rumah Oleh-oleh Berbasis Partisipasi UMKM Tahun 2024″

Kegiatan digelar di Aula Hotel Grand Qafiah Kompleks Kota Terpadu Mandiri (KTM), Desa Bahomohoni, Kecamatan Bungku Tengah, Kamis (8/08/24).

Penjabat (Pj) Bupati Morowali, Drs.Yusman Mahbub, M.Si diwakili Staf Ahli Bidang SDM dan Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setkab Morowali, Abd Malik Hafid, S.Hi,M.Si menghadiri dan membuka kegiatan pelatihan Kewirausahaan.

Dalam sambutannya ia mengatakan bahwa saat ini pelaku usaha belum memiliki kemampuan manajerial pengelolaan usaha.

Karena itu, melalui literasi pengembangan usaha dan edukasi tentang kewirausahaan serta digitalisasi pemasaran produk, dengan program pemberdayaan dan pengembangan UMKM pada Dinas Koperasi dan UMKM, merupakan salah satu jawaban dari setiap permasalahan para pelaku usaha.

“Saat ini, pelaku usaha belum memiliki kemampuan manajerial. Tugas kita adalah membantu melalui edukasi kewirausahaan dan digitalisasi pemasaran produk. Program pemberdayaan dan pengembangan UMKM pada Dinas Koperasi dan UMKM adalah solusi untuk masalah ini. Kegiatan yang telah dilakukan mencakup pendataan usaha mikro, pemberdayaan usaha mikro, dukungan peralatan, dan penataan sarana PKL,” ujar Abd Malik Hafid.

Dirinya menambahkan bahwa peningkatan SDM juga merupakan hal yang sangat dibutuhkan guna meningkatkan produktifitas pelaku usaha UMKM.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Morowali, Dr.Hj. Siti Asma Ul Husna Syah, SE, MM, M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan melihat data dan kenyataan, perlu dilakukan peningkatan SDM pelaku usaha mikro kecil agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi usaha kecil yang selanjutnya menjadi usaha menengah. Dan hal itu merupakan harapan Pemerintah sehingga pendapatan per kapita meningkat menuju Morowali hebat.

“Sebagian besar pelaku usaha, belum menerapkan packing yang baik dan masih kurang memahami digitalisasi pemasaran serta pentingnya penggunanaanya. Mereka cenderung mengambil Keputusan berdasarkan intuisi dan pengalaman. Oleh kerena itu, dinilai perlu untuk membekali mereka dengan pelatihan dan pelaporan,” ujar Siti Asma Ul Husna Syah.

Adapun Peserta Pelatihan Kewiraushaan ini diikuti oleh 40 peserta dari Kecamatan/Kabupaten Morowali dan berlangsung selama 3 (tiga) hari. Mulai tanggal 8 s/d 10 Agustus 2024. Hadir dalam kegiatan tesebut, Plt. Ketua TP-PKK Morowali, Fawakihah Yusman Mahbub bersama jajaran.

Diakhir kegiatan dilanjutkan penyematan tanda peserta oleh Staf Ahli Bidang SDM dan Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setkab Morowali, Abd Malik Hafid, S.Hi, M.Si kepada Peserta yang mengikuti Pelatihan serta peninjauan Prodak dari para Pelaku UMKM. */DRM