3 Pejabat Utama Polda Sulteng Dirotasi, Salah Satunya Yang Pernah Menolak Wawancara Wartawan Karena Pakai Handphone China

0
51
Foto: Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Dalam upaya penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja, Kapolri kembali melakukan rotasi besar-besaran terhadap ratusan Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen). Di antara mereka, terdapat tiga pejabat Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) yang mendapatkan jabatan baru.

Hal itu berdasarkan Surat Telegram Kapolri nomor 1154 tanggal 26 Juli 2024 yang ditandatangani oleh AS SDM Irjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo.

Berikut daftar 3 Pejabat Utama (PJU) Polda Sulawesi Tengah yang dirotasi:

Pertama, Karo Ops Polda Sulteng. Kombes Pol Ferdinand Maksi Pasule, S.I.K., diangkat dalam jabatan baru sebagai Pamen Bareskrim Polri dengan penugasan pada Badan Narkotika Nasional (BNN). Posisi yang ditinggalkan oleh Kombes Ferdinand kini akan diisi oleh Kombes Pol Giuseppe Reinhard Gultom, S.Sos., S.I.K., M.Han., yang sebelumnya menjabat sebagai analis kebijakan Madya Bidang Polair Bahaharkam Polri.

Kedua, perubahan lainnya terjadi pada posisi Dirlantas Polda Sulteng, Kombes Pol Dodi Darjanto, S.I.K., mendapatkan penugasan baru sebagai Kasubdit Audit dan Inspeksi Ditkamsel Korlantas Polri. Jabatan Dirlantas Polda Sulteng kini akan diemban oleh Kombes Pol Atot Irawan, S.I.K., M.M., yang sebelumnya menjabat sebagai Dirbinmas Polda Banten.

Ketiga, Wadir Binmas Polda Sulteng, Kombes Pol Wawan Sunarwirawan, S.IP., M.T., juga mendapatkan penugasan baru sebagai Pamen Bareskrim Polri dengan penugasan pada Badan Narkotika Nasional (BNN).

Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Pol. Djoko Wienartono dalam keterangan tertulis mengatakan, mutasi ditubuh Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi sebagai bentuk penyegaran, pengembangan karier, dan pemenuhan kebutuhan organisasi.

“Mutasi ketiga PJU Polda Sulteng merupakan bagian dari dinamika organisasi sebagai bentuk penyegaran, pengembangan karier, dan pemenuhan kebutuhan organisasi. Hal ini merupakan hal yang biasa terjadi di Polri dan bertujuan untuk meningkatkan kinerja organisasi, ujar Kombes Pol. Djoko Wienartono, Sabtu (27/7/2024).

Kombes Pol. Djoko Wienartono menyebut, mutasi ini membawa angin segar dan membuka peluang baru bagi para pejabat yang dimutasi. Diharapkan dengan pergeseran ini, Polda Sulteng dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, pungkasnya.

Menariknya dari ketiga PJU Polda Sulteng yang mendapat mutasi jabatan, salah satunya adalah pejabat Dirlantas Kombes Pol Dodi Darjanto SIK, yang pada 17 Juli 2024 lalu sempat menolak wawancara dengan wartawan SCTV Biro Palu Samsudin Tobone hanya karena wartawan menggunakan handphone buatan china.

“Saya tidak mau diwawancarai pakai handphone, apalagi hpnya hp china. Suruh direkturmu belikan handphone yang canggih,” kata Kombes Dodi Darjanto saat ditemui wartawan SCTV di tugu 0 Km Kota Palu.

Meski keesokan harinya akhirnya Dirlantas Polda Sulteng memohon maaf dan mengaku khilaf atas kasus tersebut, namun sejumlah organisasi wartawan di Palu meminta agar Kapolda memberi sanksi terhadap pejabat Polda Sulteng yang telah melecehkan profesi jurnalis dalam menjalankan tugasnya. */CH