POSONEWS.ID- F alias Wiro (24), warga desa Lindo Kecamatan Batudaka Kabupaten Tojo Una Una (Touna) terkena ledakan bom ikan buatannya sendiri pada hari Rabu 17 Juli 2024 Pukul 17.00 wita.sore.
Korban yang berinisial F alias Wiro saat ini tidak sadarkan diri diruang ICU sejak hari Rabu 17 Juli 2024 saat pertama kali korban di larikan di RSUD Ampana. ” ungkap Kasubnit Lidik Unit Gakkum Sat Polairud Polres Touna Bripka Yohanis Badjaji Sapaan Akrap Anis.
Anis mengatakan, mnurut informasi yang kami terima, pada hari selasa 16 Juli 2024 sekitar pukul 10.15 Wita telah terjadi ledakan dikediaman korban mendengar bunyi ledakan, warga langsung menolong korban dan melaporkan kepada keluarganya yang saat itu berada di kebun.
F alias Wiro membuat bahan peledak dengan maksud akan meledakan ikan kecil jenis lure yang banyak muncul dipermukaan laut dibawah kolong rumahnya.ungkap Anis.
Karena hal tersebut lanjut Anis, korban merakit bahan peledak dari bahan macis kayu, yang biasanya orang sebut dengan Dopis,namun naas, tiba-tiba Dopis tersebut meledak ditangannya,” lanjutnya.
Akibatkan ledakan tersebut korban mengalami luka diseluruh bagian wajah, dada dan 3 jari ditangan kirinya jari akibat dari serpihan bahan peledak Dopis tersebut,” tambah Anis.
Saat dikonfirmasi oleh Humas Polres Touna pada Jumat 19/7/2024 pagi tadi,Kasat Polairud Iptu Sodang Datuan,membenarkan kejadian tersebut benar korban terkena ledakan Dopis setelah melihat luka korban.
Untuk sementara kami dapat menyimpulkan bahan peledak yang digunakan korban bukan material dari bahan berjenis Urea atau belerang serta kerikil. Karna karena apabila menggunakan bahan peledak tersebut akan lebih fatal akibatnya,” ujar Kasat Polairud.
Atas kejadian tersebut, Kasat Polairud meghimbau kepada keluarga serta rekan-rekan nelayan yang lain agar tidak mengikuti dan mengulagi apa yang dilakukan oleh korban F alias Wiro, karena sangat berbahaya dan melanggar hukum,” tutupnya. CH





