KPU Poso: Rakor PDPB Perlu Dilakukan Secara Bertahap

0
103
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Poso menggelar Rapat koordinasi (Rakor) Pemuktahiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan (Tw) III periode September 2022, Rabu (28/9/2022).

Komisioner KPU Poso, Divisi teknis penyelenggaraan pemilu Taufik Hidayat menuturkan, kegiatan ini merupakan rutinitas yang dilaksanakan pertriwulan, untuk memastikan data pemilih berkelanjutan yang dapat dipertanggungjawabkan bersama.

Menurutnya, data pemilih itu pastinya mengalami perubahan baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten. Sehingga perlu di update secara bertahap

“Data pemilih ini sering menjadi sengketa, sehingga perlu di update secara bertahap melalui rapat koordinasi bersama stakeholder,” imbuhnya.

Olehnya, selaku penyelenggara sangat membutuhkan data pemilih ini sebagai dasar untuk melengkapi logistik pada pemilu 2024.

Sementara itu, Komisioner KPU Poso, Divisi data dan informasi Whisnu Pratala menyebutkan, di tahun ini terdapat perbedaan penyesuaian data, penambahan DPT berkelanjutan pada triwulan III.

“Diantaranya pemuktahiran data dilokasi Rutan, panti sosial, relokasi bencana dan konflik,” sebutnya.

Namun yang menjadi kendala disini ialah pensiunan serta penerimaan anggota TNI/Polri.

“Berdasarkan informasi yang kami peroleh, sebanyak 28 orang yang lulus namun belum dikeluarkan dari DPT berkelanjutan,” kata Whisnu

Dipaparkannya, dari hasil rekapitulasi PDPB semester I periode Juli hingga September 2022, pemilih baru sebanyak 7.577, Tidak Memenuhi Syarat (TMS) 11.695 dan pemilih ubah data 80.730.

“Sementara untuk jumlah PDPB triwulan tiga sebanyak 2.035.583. Dengan rincian, Laki-laki, 1.037.180 dan perempuan, 998.403,” jelasnya.