Alkhairaat Apresiasi Pemerintahan Verna -Yasin, Kedepankan Kepentingan Masyarakat Untuk Kemaslahatan Bersama

0
229
- Advertisement -

PosoNews.id, Poso – Bentuk tanggung jawab dan cinta terhadap tanah air khususnya di bumi Sintuwu Maroso, Alkhairaat sebagai Ormas Keagamaan dengan segala kekurangan serta terlepas dari dinamika sosial yang ada, mencoba bangkit dan hadir langsung ditengah-tengah masyarakat dari pelosok hingga ke wilayah pedesaan.

Agenda yang dikemas dalam program safari dakwah dalam moumentum Isra Mi’raj itu, mengusung tema, “Menguatkan Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathoniyah & Ukhuwah Insaniyah”. Dan menghadirkan Ketua Umum PB Alkhairaat Indonesia pusat Palu, Habibana Syekh Ali Bin Muhamad Bin Idrus Bin Salim Aldjufri, Lc., MA Zurriyah Rasulullah SAW ke 38, cucu dari pendiri Alkhairaat HS. Idrus bin Salim Aldjufri atau Guru Tua.

Habib Ali hadir di Poso sejak 1-14 Maret 2022 itu, berkeliling ke 10 titik di 9 kecamatan strategis mewakili wilayah lainnya di Tana Poso.

Menurut Komisaris Komda Alkhairaat Poso, Ibrahim Ismail bahwa kehadiran Ketum PB Alkhairaat Indonesia selama di Poso benar-benar terasa oleh masyarakat yang tidak hanya dari kalangan umat islam saja, tetapi juga menjadi ajang silarurrahmi bagi saudara-saudara umat non muslim diwilayah masing-masing. Misalnya, diwilayah Tentena, dimana kesempatan baik itupun dimanfaatkan bisa melakukan kunjungan silaturrahmi bersama pengurus GKST Sinode sebagai wujud dari “tabeanya” Alkhairaat kepada Ormas milik masyarakat mayoritas di kota itu.

“Silaturrahmi berlangsung penuh keakraban, terungkap harapan dan kerinduan bersama hususnya membangun masyarakat bangsa yang toleran, berwawasan kebangsaan dan berkomitmen menjaga tali Ukhuwwah Insaniyah (kemanusiaan) dan Ukhuwwah Wathoniyah (setanah air) yg sesungguhnya telah diwariskan oleh para leluhur terdahulu kita,” sebut Gus Im sapaan akrab Komisaris Komda Alkhairaat Poso.

Lebih mengesankan lagi, lanjut Gus Im, pertemuan itu dihadiri Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Poso bertepatan dengan agenda menyerahkan santunan bantuan sosial, berupa Kaki Palsu untuk salah seorang warga masyarakat oleh Bupati Poso dr. Verna GM Inkiriwang yang didampingi Kadis Sosial Farid Awad Alamri serta disaksikan oleh anggota DPRD Poso Ustad Sahir T. Sampeali dan Pengurus Sinode GKST, Ketum PB Alkhairaat Indonesia Habib Ali Aldjufri, Lc.,MA bersama rombongan Komda Alkhairaat Poso lainnya.

“Selain itu, Bupati Poso menyerahkan secara simbolis dukunngannya atas nama Pemda Poso, kepada pendiri Alkhairaat yang sering disapa Guru Tua untuk menjadi pahlawan Nasional,” terangnya.

Dalam hal ini, Alkhairaat benar-benar mengapresiasi pemerintah yang saat ini dipimpin dr. Verna dan Yasin Mangun.

“Bagi Alkhairaat kedua sosok ini adalah pemimpin ideal, mencerminkan indahnya keragaman. Dan yang terpenting adalah komitmen keduannya dalam mengedepankan kepentingan masyarakat serta untuk kemaslahatan bersama, itu adalah harga mati. Sehingga apapun masalahnya semua harus bisa bijaksana berusaha untuk tidak mencederai dan saling memahami demi masa depan Poso yang lebih baik,” tukas Gus Im.

Sambung Gus Im, penandatanganan dukungan tersebut sebelumnnya telah dimusyawarahkan secara bersama oleh Bupati Poso dr. Verna GM Inkiriwang dan Wakilnya Yasin Mangun pada senin (1/3) lalu diruang kerja Bupati, dan disaksikan pengurus inti Komda Alkhairaat Poso yang juga sebagian adalah anggota DPRD Poso. Diantaranya, Ustad Sahir T. Sampeali dari Partai Golkar, Iskandar Lamuka dari Partai Demokrat, Kadis Sosial Poso Farid Awad Alamri, Kadis Nakertrans Markarma Lasimpala, Sekretaris RSUD Poso Musdar, Sekcam Poso Kota Selatan Amrullah Malewa, unsur Badan Otonom (Banom) Alkhairaat, Wanita Islam Alkhairaat (WIA) Hj. Ani Dako Hj. Betsi Kabilaha serta Himpunan Pemuda Alkhairaat (HPA) Poso Yusran, S.Pd.I. berlangsung sangat akrab dan membahagiakan.

Hal lain yang turut menjadi pembicaraan adalah proses penyerahan tanah sebagai tempat sekretariat bersama Alkhairaat Poso, dijalan Pulau Roti yang tinggal melanjutkan ketahap legalisasinya dari Pemda Poso. Karena sebelumnya hal dimaksud telah diupayakan oleh mantan Bupati Poso yang dalam hal ini mendiang ayahanda dari Bupati Poso dr. Verna.

“Bapak Yasin Mangun sebagai Wakil Bupati Poso begitu antusias merespon apa yg telah dibicarakan bersama. Dan berjanji akan segera memprosesnya sesuai arahan ibu bupati, melibatkan Kabag Keuangan dan Aset. Meskipun beliau tidak hadir namun Wabub dan Kabag Keuangan sudah bertemu di kediaman bapak Sukimin bersama HS. Ali Aldjufri sehari sebelum adanya pertemuan diruang kerja bupati,” jelasnya.(*)