Ibrahim: Alkhairaat Punya Visi Yang Sama Dengan Pemerintah

0
96

PosoNews.id, Poso- Komisariat Daerah (Komda) Alkhairaat Kabupaten Poso, kembali melakukan penataan terhadap pengelolaan pendidikan di lingkup Alkhairaat.

Hal itu ditunjukkan saat digelarnya Workshop dan Rapat Teknis Pendidikan di SD Alkhairaat Bonesompe, Senin (13/12/2021).

Giat yang bertajuk “Optimalisasi peran pendidikan Alkhairat untuk mewujudkan generasi emas” itu, di hadiri langsung Bupati Poso, dr. Verna G.M Inkiriwang, Wasekjen PB Alkhairaat pusat, Saiful La Tompo, Ketua Komda Alkhairaat Poso Ibrahim Ismail, Ketua PGRI Provinsi Sulteng, Syam Zaini, Ketua Komisi III DPRD Poso, Sahril T Sampeali, Kepala Dinsos Poso, Faried Awad serta tamu undangan lainnya.

Dalam acara itu, Ketua Komda Alkhairaat Poso Ibrahim Ismail memaparkan, secara Nasional Alkhairat memiliki satuan pendidikan mulai dari pendidikan usia dini (Paud) hingga perguruan tinggi, yang tersebar di Indonesia bagian timur khususnya di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Maka disimpulkan bahwa Alkhairat merupakan sebuah lembaga yang konsen pada pendidikan, dakwah dan sosial kemasyarakatan.

Ibrahim menyebutkan, dari 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Poso, Alkhairaat bisa tembus di 11 kecamatan dengan jumlah 141 madrasah/sekolah.

“Sementara jumlah siswa dari seluruh satuan pendidikan tersebut, sebanyak 1.561 siswa,” sebut Ibrahim.

Dikatakannya, kegiatan ini menjadi penting bagi para abnaul, untuk kembali melakukan penataan terhadap pengelolaan pendidikan Alkhairaat, khususnya pasca sosial yang pernah terjadi di Kabupaten Poso.

“Momentum workshop dan rapat teknis pendidikan ini menjadi strategis untuk masa depan kita bersama,” kata Ibrahim.

Ibrahim juga meminta kepada Bupati Poso untuk memberi masukan dan petunjuk, agar bisa bersinergi serta dapat membangun daerah ini sesuai visi misi dari 7 (tujuh) pilar pembangunan yang telah dicanangkan.

“In syaa Allah Alkhairaat berkomitmen memiliki visi yang sama dan siap bersinergi dengan pemerintahan yang di pimpin Ibu Bupati Poso, dr. Verna G.M Inkiriwang,” cetusnya.

Sementara, Bupati Poso dr. Verna G.M Inkiriwang menyebutkan, bahwa kontribusi yang disumbangkan Alkhairaat untuk kemajuan pendidikan diwilayah Poso tidak bisa dipungkiri lagi.

“Kita ketahui bersama, perjuangan Alkhairaat untuk memajukan SDM masyarakat Sulteng melalui program pendidikan khususnya di Kabupaten Poso sudah lama berlangsung. Karena pendiri Alkhairaat sendiri memahami, untuk lepas dari belenggu penjajahan dan kebodohan, solusinya ialah memajukan dunia pendidikan di Nusantara,” ujar Bupati Verna.

Ditambahkan Bupati Verna, cita-cita yang telah diupayakan pemerintah untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Poso yang sejahtera, maju, tangguh dan terdepan di Sulawesi Tengah. Yaitu, dengan merancang tujuh pilar program pembangunan daerah.

Diantaranya, Desa Maju, Poso Sehat, Poso Pintar, Poso Sejahtera, Poso Pakaroso, Poso Harmoni dan Tangguh serta Poso Bersinar dan Terdepan.

“Olehnya, kegiatan workshop yang dilaksanakan saat ini sangat relevan dengan tujuh pilar program pembangunan daerah, dengan mengupayakan terwujudnya pendidikan yang terjangkau, berkualitas dan inklusif menuju Poso Pintar,” tandasnya.

Usai kegiatan pengurus Komda Alkhairaat Poso, melalui perwakilannya Sahril T Sampeali menyerahkan dokumen hibah tanah kepada Bupati Poso Verna G.M Inkiriwang, yang sudah dibebaskan oleh pemerintah daerah dimasa kepemimpinan Almarhum Bupati Piet Inkiriwang.

Diharapkan hal itu menjadi perhatian khusus oleh Bupati Verna, agar pembagunan kantor Sekretariat Komda Alkhairaat bisa dimulai tahun depan.(ADZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here