Krisis Listrik, Taslim Dianggap Ingkari Janji Politik

0
211

PosoNews.id, Morowali – Menanggapi adanya pemadaman listrik bergilir di Kabupaten Morowali satu tahun terakhir, Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Morowali (AMMM) menggelar aksi demonstrasi di Depan Kantor Bupati Morowali, Kompleks Perkantoran Bumi Fonuasingko, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Senin (15/11/2021).

Puluhan peserta aksi yang datang bersama satu unit mobil soundsistem itu juga membakar ban bekas, sehingga menimbulkan kepulan asap hitam yang mewarnai kegiatan aksi demonstrasi.

Koordinator Lapangan (Korlap) pada aksi tersebut, Fikar dalam orasinya mengungkapkan bahwa pemadaman listrik berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat Morowali, utamanya pelaku UMKM. Sebab itu, pihaknya melakukan aksi demonstrasi untuk memperjuangkan kepentingan seluruh masyarakat Kabupaten Morowali agar listrik tetap menyalah 24 jam secara normal.

“Hari ini kita bisa rasakan sendiri, pemadaman listrik sudah berlangsung selama 13 bulan lamanya. Tentunya hal ini bukanlah hal yang singkat untuk kita pikirkan, 13 bulan bukan hal yang mudah untuk kita lalui,” ungkapnya.

Fikar juga menjelaskan bahwa Bupati Morowali, Taslim tidak mampu untuk mewujudkan janji politiknya. Sebagaimana yang menjadi tagline pasangan Bupati dan Wakil Bupati Morowali, Taslim-Najamudin (Tahajud) yaitu Sejahtera Bersama.

“Ini merupakan pertanda bahwa daerah telah mengalami krisis, krisis kepercayaan, krisis kelistrikan hari ini, karena Pemda tidak mampu mengawal kebijakan-kebijakannya. Bahkan dalam visi misi bupati ‘Sejahtera Bersama’ di poin nomor 6 itu sudah jelas bahwa listrik akan menjadi tanggungan bupati hari ini untuk menuntaskan segala masalah listrik, namun janji hanya tinggal janji, kata-kata hanya kata-kata, itu adalah omongan politik agar masyarakat dapat tertidur pulas dalam janji-janji mereka,” tegasnya.(DRM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here