Tanam Jagung Perdana, Gubernur Dorong Masyarakat Morut Kembangkan Usaha

0
312
Foto: Gubernur Sulteng didampingi Bupati Morut saat melakukan tanam perdana jagung sebagai bentuk pemberdayaan kepada petani dalam rangka pemulihan ekonomi nasional (Foto: Samuel)
- Advertisement -

MORUT, POSONEWS – Menindaklanjuti MOU antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dengan Bank BRI dalam rangka program pemberdayaan kepada petani jagung untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Koperasi Relawan Merah Putih (RMP) Indonesia Mandiri menggelar penanaman perdana jagung yang diresmikan secara langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura yang bertempat di Desa Korolama Kecamatan Petasia Kabupaten Morowali Utara, bertepatan HUT Kabupaten Morut ke 8, Sabtu (23/10/2021).

Dalam sambutannya gubernur mengatakan, salah satu program pemerintahan saat ini adalah memberikan peluang pekerjaan kepada masyarakat Sulawesi Tengah di masing-masing keahliannya.

“Jadi bukan hanya jagung saja. Kalau ada bapak/ibu yang memiliki keahlian yang lain misalnya pertukangan, peternakan atau perikanan kelautan, silahkan berhubungan dengan Bank BRI untuk mendapatkan suntikan dana,” ucap gubernur.

Apalagi menurut Gubernur, Kabupaten Morowali Utara adalah daerah kaya dari berbagai bidang seperti perusahaan perkebunan sawit, kelautan, dan pertambangan nikel, sangat berpotensi untuk mengembangkan usaha. Semua sudah siap di daerah ini. Dan sasaran pemasarannya sangat terbuka dan akan sangat dibutuhkan berupa sayuran, ikan dan daging oleh perusahaan yang ada.

“Saya  sudah menandatangani kesepakatan dengan BRI sebesar Rp 5 triliyun untuk membantu masyarakat Sulawesi Tengah dalam memperdayakan mereka untuk maju sebagai tulang punggung daerah ini,” tegasnya.

Selanjutnya, gububernur menyampaikan harapannya, jika terobosan RMP ini berhasil , maka ia berharap bisa dikembangkan di seluruh Sulawesi Tengah.

Pada kesempatan yang sama Ketua Koperasi RMP Indonesia Mandiri Mahfud Masuara, SH mengatakan, salah satu alasan kehadiran RMP di Morut dan 12 kabupaten lainnya di Sulteng, karena ingin membantu mewujudkan visi/misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng.

“Untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat Indonesia maka pendekatan lewat jalur Koperasi dan menyentuh ke sektor petani dan UMKM menjadi skala prioritas koperasi produksi RMP Indonesia,” tambah Mahfud.

Menurut Mahfud kenapa pilihannya tanaman jagung karena tanam jagung mempunyai durasi waktu 120 hari sudah bisa panen. Artinya bisa di ukur untuk percepatan ekonomi yang diterima masyarakat.

Program penanaman jagung ini, dalam laporannya ada 500 hektar lahan yang sudah disiapkan oleh petani melalui kelompok kelompok untuk ditanami.  Kabupaten Morowali Utara saat ini merupakan kabupaten keempat, yang langsung diresmikan oleh gubernur dalam penanaman jagung perdana. sebelumnya sudah dilaksanakan di Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Banggai dan Banggai Kepulauan oleh Wakil Gubernur.

“Semoga apa yang dilakukan oleh koperasi RMP Indonesia benar benar mendukung visi dan misi apa yang dijanjikan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah. Sehingga petani bisa terangkat derajatnya dan hidup sejahtera dan mengurangi angka kemiskinan di Provinsi Sulteng secara khusus di Kabupaten Morowali Utara,” sebut Mahfud.

Hadir pada kegiatan tersebut Bupati Morowali Utara didampingi Ketua  TP-PKK, Kajari, Kapolres Morowali Utara, Danlanal Palu, Dandim melalui Kasdim 1311 serta unsur Forkopimda Kabupaten Morowali Utara. CHEM

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini