Sejumlah Kades di Touna Terjerat Dugaan Korupsi Dana Covid dan Dana Desa

0
163
Foto: Kepala Sub Seksi Penyidik Kejari Touna, Irham

TOUNA, POSONEWS – Kasus penyalahgunaan Alokasi Dana Desa dan Dana Desa (ADD/DD) yang sudah dilimpahkan Kejaksaan Negeri Kabupaten Tojo Una-Una sepanjang tahun 2021, rata-rata disalahgunakan oleh Kepala Desa.

Hal ini diungkap Kepala Sub Seksi Penyidik Kejari Touna Irham.

“Penanganan perkara penyelewengan ADD/DD di Kabupaten Touna yang kami periksa itu rata-rata disalahgunakan dan mereka akui dana itu dipakai untuk kepentingan pribadi. Jelas ini merupakan perbuatan melanggar hukum dan mengakibatkan kerugian negara,” katanya.

Setidakya ada tiga kasus korupsi ADD/DD yang telah disidangkan pada tahun ini. Dan tiga kasus itu semua sudah diputuskan di Pengadilan.

“Tiga kasus itu kita sudah sidangkan perkara dari bulan Mei berakhir di September tahun 2021. Yang diputuskan ada tiga desa. Yaitu Desa Tiga Pulau, Popolii dan Kasiyala yang selama proses persidangan berjalan aman,” tandasnya.

Untuk kasus dugaan korupsi ADD/DD untuk Desa Pusungi dan Malenge sementara dalam proses penanganan perkaranya yang sidang penututan digelar tahun depan.

Sementara, untuk pelimpahan berkas SPDP yang diterima dari penyidik Polres Touna yaitu Desa Betawua dan Bangkagi terkait kasus dugaan penyalahgunaan dana Covid, SPDP nya sejauh ini berkasnya masih dipelajari. CND

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here