200 Jiwa Warga Touna Mengungsi Akibat Gempa 5,8 Magnitudo

0
71

PosoNews.id, Touna- Gempa berkekuatan magnitudo 5,8 yang terjadi di Kabupaten Touna, Kamis (26/8/2021) pagi, mengakibatkan ratusan jiwa harus mengungsi di tempat yang lebih aman pascagempa.

Selain adanya pengungsian, gempa magnitudo 5,8 itu juga mengakibatkan kerusakan bangunan rumah milik warga serta fasilitas umum dan korban jiwa.

Plt. Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), Iksan Badwi membenarkan hal itu.

Iksan menjelaskan, berdasarkan data sementara saat ini, diperkirakan sebanyak 200 jiwa warga Kota Ampana dan sekitarnya berada di tiga titik pengungsian. Tiga tempat pengungsian itu berada di Kawasan Tower TVRI Desa Labuan Kecamatan Ratoliindo, Halaman Rumah Jabatan Bupati di Kompleks Kantor Bupati Touna Kecamatan Ratolindo dan Desa Padang Tumbuo Kecamatan Ampana Kota.

“Saat ini kami tengah mendata kerusakan bangunan milik warga dan warga yang mengungsi,” ujarnya saat dihubungi via telepon, Kamis (26/8/2021) siang.

Dia menyebutkan, data sementara yang berhasil dihimpun pihaknya (BPBD) Touna meliputi rusak ringan sebanyak 18 unit rumah, rusak sedang 1 unit rumah dan rusak berat sebanyak 2 unit rumah.

Plt .Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Touna, Iksan Badwi

“Sedangkan fasilitas umum yang mengalami kerusakan yakni RSUD Ampana di bagian pagar dan bagian lantai yakni keramik yang rusak,” sebutnya.

Selain itu kata Iksan. satu warga meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan pagar tembok yang berada di dekat rumah korban. Korban meninggal yakni seorang anak berumur 6 tahun yang merupakan warga Kelurahan Bailo Kecamatan Ampana Kota.

Dia menjelaskan, mengantisipasi adanya pengungsian warga, Pemkab Touna melalui BPBD bersama Dinas Sosial dalam hal ini tim Tanggap Bencana (Tagana) Kabupaten Touna, sudah mendirikan tenda-tenda darurat untuk mengungsi dan dapur umum.

” Tenda-tenda darurat kami sudah bangun di tiga titik pengungsian dan dari Dinsos menyediakan dapur umum di lokasi Pengungsian di Rujab Bupati Touna yang terletak di komplek Kantor Bupati Touna untuk memenuhi kebutuhan makan pengungsi di lokasi pengungsian,” jelasnya.

Dia menghimbau, warga Touna tetap waspada dan tetap menjaga kesehatan selama berada di lokasi pengungsian dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dimasa pandemi ini dan dimasa penerapan PPKM Level 3 di Touna.

Data dari BMKG gempa dengan Magnitudo 5.8, terjadi Kamis, 26 Agustus 2021 pukul 09:14:19 WIB atau 10:14:19 WITA berlokasi di 0.70 LS,121.51 BT atau 44 km Barat Laut Kabupaten Tojo Unauna-Sulteng dengan Kedalaman:10 Km dan tidak berpotensi tsunami.

Warga Kota Ampana Kabupaten Tojo Unauna, Sulteng dan sekitarnya dikagetkan dengan gempa bumi yang cukup kuat pada Kamis pagi (26/8/2021) dan berhamburan keluar rumah.

Sebelumnya pada akhir Juli 2021, Kabupaten Touna diguncang gempa sebanyak dua kali dengan magnitudo 5,9 dan 6,5. (RHM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here