Mengintip Peluang Tokoh Perempuan Menuju Pilkada Morowali 2024

0
194
Hj. Arnila M Ali atau Hj. Cicha

MOROWALI, POSONEWS – Masa pemerintahan Taslim-Haji Najamudin (TAHAJUD) selaku Bupati dan Wakil Bupati Morowali memasuki tahun ketiga yang akan berakhir pada 2023 mendatang.

Rencananya, Pilkada serentak akan digelar pada tahun 2024, dan secara otomatis akan ada pelaksana tugas (Plt) atau care taker hingga usai pesta demokrasi digelar.

Sejumlah tokoh politik yang didominasi kaum laki laki mulai digadang gadang untuk maju dalam pertarungan politik menuju kursi panas memimpin kabupaten mega tambang tersebut. Misalnya saja Ambo Dalle, Syarifudin Hafid, Kuswandi, Asgar Ali, H Silahudin Karim, dan Putra Bonewa.

Bagaimana dengan peluang tokoh perempuan, apakah terbuka pula untuk ikut bertarung di Pilkada Morowali 2024 ? Jika ada, maka dalam sejarah terbentuknya Kabupaten Morowali, ini akan jadi yang pertama kalinya.

Sejumlah tokoh perempuan Morowali diprediksi akan turut serta dalam pesta demokrasi di 2024. Diantaranya adalah Hj Arnila M Ali yang merupakan salah seorang pengusaha dan kini menjabat sebagai Bendahara DPD Partai NasDem Kabupaten Morowali.

Hj Arnila M Ali atau yang akrab disapa Hajjah Cicha ini adalah adik kandung dari H. Ahmad H M Ali (Haji Mat Sun), yang kini duduk sebagai anggota DPR RI serta Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem.

Hj. Cicha sempat ikut menjadi calon anggota legislatif (caleg) DPRD Provinsi Sulawesi Tengah pada 2019 lalu. Namun belum berhasil meskipun perolehan suaranya cukup besar.  Ia juga menjabat sebagai Ketua KONI Kabupaten Morowali dan Bendahara DPD NasDem Morowali.

Nama yang juga muncul adalah Hj. Sitti Asmaul Husna Syah atau yang dikenal dengan Bunda Mima. Saat ini ia masih menjabat Kepala Dinas Koperasi dan UMKM. Sejumlah jabatan lainnya pernah ia duduki di birokrasi Morowali.

Pengalaman di bidang birokrasi menjadikannya salah satu tokoh perempuan yang diperbincangkan bakal digandeng oleh partai politik guna memperkuat jaringan kekuatan basis massa di beberapa wilayah Morowali.

Sementara, satu tokoh politik yang saat ini maaih duduk di DPRD Morowali dalam beberapa periode juga tak bisa dianggap enteng. Ia adalah Hj. Iriane Ilyas, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Morowali, yang tak pernah absen terpilih dalam pemilu legialatif lebih dari 1 dasawarsa.

Tokoh politik Kabupaten Morowali, Alwi Tandjing pada Rabu (28/7/2021) mengatakan bahwa ketiga tokoh perempuan itu semuanya berpeluang untuk digandeng oleh parpol sesuai dengan skillnya masing-masing.

Ditambahkan Alwi, setiap warga negara Indonesia berhak maju dalam berbagai event Pilkada, tanpa harus membedakan faktor gender, dan untuk Morowali bukan hal mustahil, bisa Morowali 01 atau 02.

“Semua punya hak, tanpa melihat gender. Dan di Morowali tidak menutup kemungkinan itu terjadi, tinggal tergantung partai pengusungnya akan diposisikan pada nomor berapa (calon Bupati atau calon Wakil Bupati),” tutupnya. BMG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here