Morut Masuk Kategori PPKM Level 4, Kapolres Bentuk Pos Terpadu Covid di Desa

0
303
Foto: Kapolres Morut AKBP Ade Nuramdani SH, SIK, MM mengecek kesiapan Pos Terpadu di Desa Tinompo dan Desa Pontangoa menyusul PPKM Level IV yang diterapkan di wilayah itu (Foto: Dok.Polres Morut)

MORUT, POSONEWS – Seiring Peningkatan jumlah pasien terkonfirmasi Positif Covid-19 dan jumlah kematian diakibatkan virus Corona yang terjadi di Kabupaten Morowali Utara, maka terhitung sejak tanggal 24 Juli 2021 Pemerintah menerapkan PPKM level 4 di Dua kota/Kabupetan di Sulawesi Tengah. Salah satunya adalah Kabupaten Morowali Utara.

Dalam menghadapi penerapan PPKM Level IV diwilayahnya, Kapolres Morowali Utara AKBP Ade Nuramdani SH, SIK, MM didampingi oleh Wakapolres, Kabagops, Kasatbinmas, Kasat Lantas dan Kades Tinompo dan Kades Pontongoa meninjau langsung kesiapan Posko Terpadu yang ada di Desa Tinompo Kecamatan Lembo dan Desa Pontangoa Kecamatan Lembo Raya.

“Penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat di Kabupaten Morowali Utara sehingga pengendalianya akan ditekan dari level terkecil, yakni RT/RW atau desa dan kelurahan. Oleh karenanya, dibutuhkan pembentukan posko atau pos jaga di tingkat desa dan kelurahan yang melakukan empat fungsi. Yakni pencegahan, penanganan, pembinaan, dan pendukung operasional penanganan Covid-19, yang anggotanya terdiri dari para Bhabinkamtibmas, Babinsa, tenaga kesehatan, para perangkat desa serta para sukarelawan Covid-19 dari warga desa setempat,” jelas Kapolres.

Ia berharap, setiap warga yang keluar dan masuk desa wajib mematuhi protokol kesehatan dengan lakukan pendekatan yang humanis berikan himbauan dan edukasi terhadap pencegahan penyebaran Covid-19.

“Datakan, laporkan serta segera bawa ke Puskesmas atau Ke rumah sakit bila ada warga yang terdindikasi terpapar Covid-19. Lakukan penanganan dengan baik dan tepat, dengan tetap mematuhi prokes yang telah diatur,” tambahnya saat melaksanakan kunjungan di Kedua Pos Terpadu di dua desa tersebut.

“Kita doakan bersama, agar penyebaran Covid-19 di Kabupaten Morowali Utara ini segera menghilang dan kita dapat beraktifitas secara normal lagi. Kami juga berharap agar seluruh warga sudah mendapatkan vaksin dan tentunya tetap mematuhi protokol kesehatan,” tutupnya. CHEM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here