MOROWALI, POSONEWS – Tak lama lagi, Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak akan digelar, termasuk di wilayah Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah.
Para incumbent tentu saja akan sangat banyak ambil bagian dalam perhelatan perebutan kursi nomor 1 di desa. Namun adapula kontestan baru yang masih muda mewakili para kaum milenial yang akan mencoba peruntungannya.
Di salah satu Desa yakni Puntari Makmur Kecamatan Witaponda Kabupaten Morowali, ada seorang pemuda yang akan ikut serta bertarung dalam Pilkades kali ini.
Sebut saja Irfan Bahroni, pemuda yang lahir di Desa Puntari Makmur 06 Desember 1992 merupakan alumni Universitas Tadulako Jurusan Kehutanan 2018 itu, mempersiapkan dirinya maju sebagai Calon Kades, dan ia pun tercatat pernah menjadi bendahara di desa tersebut pada tahun 2018-2020.
Berangkat dari niat sebagai pemuda yang ingin berbakti dan mengabdi untuk membangun desa, tidak hanya membangun desa secara fisik tapi secara menyeluruh, baik dari aspek mental spiritual, SDM, Ekonomi, dan sosial budaya.
Irfan memiliki visi untuk menjadikan Desa Puntari Makmur Yang Maju dan Sejahtera, dengan misi gotong royong membangun Desa Puntari Makmur yang maju, sejahtera, berkeadilan serta berakhlakul Karimah, melalui beberapa program.
Diantaranya, program meningkatkan pengembangan kegiatan keagamaan dan kebudayaan, Bersinergi dengan BPD dalam meningkatkan profesionalitas penyelenggaraan pemerintahan dan mengaktifkan seluruh perangkat desa. Memberikan pelayanan masyarakat yang ramah dan responsif, serta melanjutkan pembangunan sarana prasarana desa diantaranya talud, jalan lingkungan, jalan usaha tani, penerangan lampu jalan umum/PJU dengan kualitas yang lebih baik.
Ia juga akan melaksanakan pemerintahan desa yang jujur, transparan, merakyat dan berwibawa dengan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat serta mengedepankan musyawarah mufakat, meningkatkan mutu kesejahteraan masyarakat secara adil, memberdayakan semua lembaga yang ada di desa lewat program pembinaan dan mengoptimalkan kegiatan pemuda melalui karang taruna.
Irfan juga siap melakukan pengelolaan ADD dan DD yang transparan dan mengutamakan kejujuran, serta meningkatkan pendapatan desa melalui inovasi desa dan Bumdes. BMG





