Rapat Paripurna Batal Digelar, Massa Fraksi Desak Ketua DPRD Touna dan Ketua Pansus Hadir

0
252

PosoNews.id, Touna- Ratusan massa dari Front Rakyat Anti Korupsi Kabupaten Tojo Unauna (Fraksi Touna) kembali menyambangi DPRD setempat untuk mempertanyakan Hasil Kerja Pansus Dana Covid-19 yang sedianya disampaikan pada Rapat Paripurna yang direncanakan digelar, Selasa (15/6/2021). Namun kembali ditunda karena ketidakhadiran Ketua DPRD Touna, Mahmud Lahay dan Ketua Pansus, Jamal Djuraedjo dengan alasan sakit.

Aksi fraksi di depan DPRD Touna, Selasa (15/6/2021) sempat diwarnai aksi saling dorong antara massa aksi dengan barikade dari anggota Satpol PP dan ricuh, yang mengakibatkan tong tempat cuci tangan di pintu masuk gedung DPRD rusak.

Massa dari Fraksi diterima Wakil ketua DPRD Touna, Gusnar Sulaiman (Golkar) dan Moh.Salim Makaruru (PAN) serta sejumlah anggota dewan seperti Jafar M Amin (NasDem), Asrun Taurenta, Samsari Pay (PKB), Ilham Lamahuseng (Golkar), Zainal Muluk Lapangandong (PDIP).

Aksi dipimpin Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Fraksi, Charly Johan Pangemanan. Dalam orasinya, Charly meminta Ketua Pansus DPRD Touna, Jamal Djuredjo dan Ketua DPRD Touna, Mahmud Lahay untuk hadir di DPRD Touna, guna melaksanakan Rapat Paripurna yang telah diagendakan dan dijanjikan untuk dilaksanakan, Selasa (15/6/2021).

“Kami minta Ketua DPRD Touna dan Ketua Pansus, untuk hadir memberikan penjelasan terkait penundaan Rapat Paripurna yang sudah dijanjikan pekan lalu oleh Ketua DPRD Touna,” ujarnya.

Charly menyebutkan, ketidakhadiran Ketua DPRD dan Ketua Pansus, dinilai sebagai bentuk tidak konsistennya DPRD Touna dalam menangani penggunaan dana Covid-19 yang diduga telah terjadi penyalahgunaan dana covid miliaran rupiah di daerah ini.

“Kami minta pansus DPRD ikut diperiksa karena diduga telah terjadi kongkalikong terhadap rekomemdasi pansus,” tegasnya.

Pada kesempatan itu Charly juga membacakan sejumlah tuntut dari Fraksi yakni mendesak Pemda Tim Pansus Covid-19 dan DPRD Touna, agar memberikan serta menyerahkan data penggunaan dana penanggulangan bencana non alam Covid-19 di Touna sejumlah Rp27 miliar.

“Mendesak tim pansus dan DPRD Touna memberikan hasil rekomendasi sesuai data yang terindikasi merugikan keuangan negara dan mendesak DPRD dan tim pansus Covid-19 memasukan rekomendasi dan data temuan lapangan kepada pihak penegak hukum,” tegasnya.

Selain itu kata Charly, pihaknya juga mendesak masing-masing OPD untuk membuka dan menyerahkan data transparansi dana Covid-19.

“Tidak terlaksananya Rapat Paripurna kali ini, kami nilai bahwa DPRD Touna tidak berpihak kepada rakyat melainkan berpihak pada birokrat yang kekuasaannya zholim terhadap rakyatnya sendiri,” tegasnya.

Sementara itu Syafrin Longku menyebutkan, DPRD Touna telah mati nuraninya, karena terus menunda rapat paripurna yang seharusnya menjadi tanggungjawabnya terhadap rakyat di daerah ini.

“Innalillahi wainnailaihi rajiun. DPRD kita telah mati dan kami menyatakan masih tidak percaya kepada anggota DPRD yang menjadi perwakilan rakyat di daerah ini karena telah membohongi kami,” sebutnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Touna, Gusnar A. Sulaiman saat menerima massa aksi menyebutkan, belum dilaksanakannya rapat paripurna sesuai agenda yang ada, dikarenakan ketua DPRD Touna, Mahmud Lahay dan Ketua Pansus, Jamal Djuraedjo tidak hadir dengan alasan sakit.

“Ketua DPRD dan Ketua Pansus setelah kami konfirmasi tidak bisa hadir, dengan alasan sakit dan paripurna kali ini tidak bisa dilaksanakan,” jelasnya.

Gusnar menjelaskan, pihaknya juga tidak bisa memberikan hasil kerja pansus terkait dengan rekomendasi pansus terhadap penggunaan dana covid-19 di Touna, karena paripurna belum dilaksanakan.

“Paripurna tentang hasil kerja pansus akan tetap dilaksanakan dan hasil rekomendasi pansus akan dibacakan saat paripurna berlangsung dan terbuka untuk umum,” paparnya di hadapan massa aksi Farksi.

Hingga pukul 16.00 massa aksi belum meninggalkan gedung DPRD Touna dan berjanji akan menduduki DPRD Touna hingga rapat paripurna digelar. RHM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here